
Judul : Penerapan Good Agricultural Practices (GAP) dan Good Handling Practice (GHP) Padi di Sumatera Utara
Penyusun : Tristiana Handayani, dkk
Penerbit : Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Sumatera Utara
Tahun Terbit : 2024
Jumlah halaman : 44 halaman
Link akses : https://repository.pertanian.go.id/items/0664f522-ea2f-4ac7-b1eb-e48c8b983d91
Produksi padi memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional, mengingat beras merupakan makanan pokok utama masyarakat Indonesia. Namun, berbagai tantangan seperti perubahan iklim, serangan organisme pengganggu tanaman, serta tingginya kehilangan hasil panen masih menjadi kendala dalam peningkatan produksi. Dalam kondisi tersebut, penerapan standar budidaya dan penanganan pascapanen menjadi langkah penting untuk menjaga produktivitas, kualitas, serta daya saing hasil pertanian.
Buku “Penerapan Good Agricultural Practices (GAP) dan Good Handling Practices (GHP) Padi di Sumatera Utara” merupakan panduan teknis yang disusun untuk meningkatkan kualitas produksi padi sekaligus daya saing beras di tingkat nasional maupun global. Buku ini diawali dengan pemaparan pentingnya komoditas padi sebagai pangan utama masyarakat Indonesia, serta tantangan yang dihadapi, seperti penurunan produksi akibat faktor iklim dan masih tingginya kehilangan hasil panen. Penulis menegaskan bahwa penerapan standar pertanian yang baik menjadi kunci dalam menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan efisiensi produksi.
Pada bagian inti, buku ini menguraikan secara sistematis konsep Good Agricultural Practices (GAP) pada budidaya padi. Dijelaskan berbagai tahapan mulai dari pemilihan varietas unggul, persemaian, pengolahan lahan, penanaman, hingga pemupukan dan pengendalian hama terpadu. Penjelasan disajikan secara rinci dan praktis sehingga mudah dipahami oleh petani maupun penyuluh. Penekanan pada penggunaan teknologi ramah lingkungan dan efisiensi input menunjukkan bahwa buku ini tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga keberlanjutan pertanian.
Selanjutnya, buku ini membahas Good Handling Practices (GHP) yang berfokus pada penanganan pascapanen padi. Tahapan seperti panen, pengeringan, penggilingan, hingga penyimpanan dijelaskan secara detail dengan tujuan menekan kehilangan hasil dan menjaga mutu beras. Informasi mengenai penggunaan alat modern seperti combine harvester serta pentingnya mekanisasi menunjukkan upaya peningkatan efisiensi dan kualitas dalam proses pascapanen. Selain itu, buku ini juga menyoroti pentingnya standar mutu beras berdasarkan SNI sebagai acuan dalam menjaga kualitas produk.
Kelebihan buku ini terletak pada penyajiannya yang komprehensif dan berbasis data serta praktik lapangan. Adanya ilustrasi, tabel, dan langkah-langkah teknis membuat pembaca lebih mudah memahami setiap proses. Namun, beberapa bagian masih cenderung teknis dan padat sehingga memerlukan pendampingan atau penjelasan tambahan bagi pembaca awam. Dalam hal penulisan judul pada beberapa bagian buku juga masih belum konsisten, sehingga berpotensi menimbulkan pertanyaan pembaca.
Secara keseluruhan, buku ini merupakan referensi yang sangat bermanfaat dalam mendukung penerapan standar pertanian modern pada komoditas padi. Penyajiannya yang sistematis menjadikan buku ini layak dijadikan rujukan bagi petani, penyuluh, mahasiswa, maupun pelaku usaha pertanian yang ingin memahami penerapan GAP dan GHP pada komoditas padi. (MZ’2026)
