
Cianjur - Bagaimana informasi pertanian dapat lebih menarik, informatif, dan mudah dipahami petani? Pertanyaan tersebut menjadi fokus kegiatan Layanan Literasi “Kemas Ulang Informasi Pertanian” yang diselenggarakan Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian (BB Pustaka) bagi penyuluh pertanian di Kabupaten Cianjur, Senin (28/9).
Kegiatan diawali dengan sambutan ketua Tim Kerja Layanan Literasi dan Pengetahuan Pertanian BB Pustaka, Sigit Sayogya. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan serupa telah dilaksanakan di beberapa wilayah dengan menyasar penyuluh pertanian sebagai mitra strategis dalam penyebarluasan informasi. Melalui kegiatan ini, BB Pustaka mendorong penyuluh untuk mengembangkan keterampilan dalam mengemas informasi pertanian agar dapat disampaikan secara tepat dan efektif kepada masyarakat.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian Kabupaten Cianjur, Abdul Sidik. Ia menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dan berharap pelatihan yang dilakukan dapat meningkatkan kemampuan penyuluh dalam memanfaatkan media digital untuk menyebarluaskan informasi pertanian. Menurutnya, penyuluh memiliki potensi untuk menjadi pemengaruh (influencer) yang mampu menyampaikan informasi dan pengetahuan pertanian kepada petani melalui konten yang menarik.
“Dalam dunia konten, informasi yang disampaikan sering kali membutuhkan hook agar pembaca tertarik dan berhenti sejenak untuk melihat informasi. Pelatihan kemas ulang dengan Canva diharapkan dapat mengembangkan kemampuan tersebut melalui media grafis,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan profil dan layanan BB Pustaka, termasuk pemanfaatan sumber informasi pertanian. Pustakawan Utama BB Pustaka, Heryati Suryantini memperkenalkan akses informasi melalui Repositori Pertanian, situs web BB Pustaka, dan Pertanian Press. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menggunakan sumber informasi yang kredibel dan relevan sebagai rujukan dalam kegiatan penyuluhan.
Sebagai perpustakaan Kementerian Pertanian, BB Pustaka menyediakan beragam koleksi digital yang dapat diakses secara gratis dan fleksibel. Ketersediaan sumber informasi tersebut diharapkan dapat membantu penyuluh memperoleh referensi tepercaya untuk mendukung penyampaian informasi dan inovasi pertanian kepada petani.
Pada sesi inti, pustakawan BB Pustaka menjelaskan tahapan kemas ulang informasi pertanian, mulai dari penentuan tema dan penelusuran referensi tepercaya, penyusunan artikel populer, peringkasan informasi menjadi poin-poin utama, hingga penyajian dalam bentuk infografis menggunakan aplikasi Canva.
Peserta kemudian mempraktikkan langsung pembuatan infografis berdasarkan informasi pertanian yang telah dihimpun. Hasil karya dikumpulkan untuk ditinjau dan dibahas bersama sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Kegiatan ditutup dengan pemberian apresiasi kepada peserta, foto bersama, dan penyampaian testimoni. Peserta menyampaikan bahwa pelatihan ini bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi dalam menyajikan informasi melalui media digital guna mendukung kegiatan penyuluhan.
Melalui kegiatan ini harapannya penyuluh pertanian semakin terampil dalam mengemas informasi menjadi konten yang akurat, menarik, dan mudah dipahami sehingga penyebarluasan pengetahuan dan inovasi pertanian kepada petani dapat berjalan lebih efektif. (Kontributor AM/Edit SO)
