
Malingping, 03 Maret 2026 – Dalam upaya meningkatkan kapasitas literasi digital di sektor pertanian, Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian menyelenggarakan kegiatan bertajuk Layanan Literasi “Pelatihan Kemas Ulang Informasi dan Media Sosial Pertanian” di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kec. Malingping, Kabupaten Lebak, Banten. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kemampuan peserta dalam mengelola informasi sekaligus memaksimalkan pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi produk pertanian.
Kegiatan diawali dengan pembahasan mengenai pembuatan email Brigade Pangan. Pada sesi ini, peserta mendapatkan pendampingan teknis terkait pembuatan akun email, mulai dari langkah-langkah membuat akun baru, solusi ketika lupa kata sandi (password), hingga cara menghubungkan email dengan aplikasi media sosial. Langkah ini dinilai penting untuk membangun identitas digital yang profesional dan memudahkan promosi produk pertanian secara lebih terstruktur.
Selanjutnya, peserta menerima materi tentang Pengenalan dan Akses Sumber Informasi Pertanian. Dalam sesi ini, narasumber menekankan pentingnya menyebarkan informasi yang akuntabel, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan. Peserta dibekali pemahaman mengenai cara memilih sumber informasi terpercaya agar konten yang dipublikasikan tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga berbasis data dan fakta.
Memasuki sesi berikutnya, peserta mendapatkan materi kemas ulang informasi guna meningkatkan kompetensi dalam mengolah dan menyajikan informasi pertanian secara lebih menarik dan mudah dipahami. Pada tahap ini, peserta diperkenalkan dengan platform desain grafis Canva sebagai media pendukung pembuatan konten.
Setelah pemaparan singkat mengenai fitur dan cara penggunaan platform tersebut, peserta langsung melakukan praktik pembuatan desain. Setiap peserta menunjukkan kreativitasnya dalam mengemas informasi pertanian menjadi konten visual yang siap dipublikasikan di media sosial. Melalui kegiatan ini, diharapkan Brigade Pangan semakin terampil dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung promosi produk sekaligus menyebarkan informasi pertanian yang berkualitas dan terpercaya kepada masyarakat luas. (Kontributor QAR, 2026).
