
Bogor – Balai Besar Perpustakaan Pertanian (BB PUSTAKA) kembali menunjukkan perannya sebagai pusat literasi dan diseminasi pengetahuan pertanian dengan menyelenggarakan layanan literasi masyarakat di Kampung Durian Rancamaya, Rabu (4/3/2026). Kegiatan ini mengangkat tema Pelatihan Pengolahan Limbah Kulit Durian Menjadi Pupuk, sebagai upaya mendorong pemanfaatan limbah pertanian secara produktif dan berkelanjutan.
Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh melimpahnya limbah kulit durian di kawasan Rancamaya yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan. Melalui kegiatan ini, BB PUSTAKA berupaya meningkatkan literasi petani dan masyarakat dalam mengolah limbah tersebut menjadi pupuk organik yang bernilai guna tinggi bagi pertanian lokal.
Sebagai narasumber, BB PUSTAKA menghadirkan ahli dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yaitu Entis Sutisna, S.P. Dalam pemaparannya, Entis menjelaskan karakteristik limbah kulit durian, kandungan bahan organik di dalamnya, serta potensi pemanfaatannya sebagai pupuk yang mampu memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan ketersediaan unsur hara. Ia juga memaparkan tahapan teknis pengolahan kulit durian, mulai dari pencacahan, proses fermentasi, hingga aplikasi pupuk pada lahan pertanian.
Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif yang membahas pengalaman peserta terkait pengelolaan limbah pertanian di wilayah setempat. Para peserta diberikan kesempatan untuk menggali solusi atas permasalahan yang dihadapi, termasuk kendala teknis dan peluang pengembangan pupuk organik sebagai usaha tambahan bagi kelompok tani.
Pelatihan ini diikuti oleh kurang lebih 40 peserta yang terdiri atas petani setempat, penyuluh pertanian, serta perwakilan kelompok tani. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam sesi tanya jawab serta diskusi, yang mencerminkan tingginya kebutuhan akan informasi dan inovasi praktis di bidang pertanian. Setelah sesi diskusi, dilanjutkan dengan praktik pembuatan pupuk dilapangan.
Melalui layanan literasi ini, BB PUSTAKA berharap pengetahuan yang diperoleh peserta dapat diimplementasikan secara nyata dan berkelanjutan. Pemanfaatan limbah kulit durian menjadi pupuk organik diharapkan tidak hanya mampu mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga menekan biaya produksi pertanian dan meningkatkan produktivitas hasil panen.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen BB PUSTAKA dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan melalui penguatan literasi, inovasi, dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Ke depan, BB PUSTAKA akan terus menghadirkan layanan literasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan potensi lokal, guna mendorong peningkatan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional. (Kontributor Dhira)
