
Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor tampak serius mendengar sosialisasi literasi informasi dan layanan perpustakaan yang disampaikan oleh pustakawan Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian (BB Pustaka).
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Polbangtan Bogor pada Kamis, 29 Januari 2026, untuk memperkuat kemampuan mahasiswa dalam mencari serta memanfaatkan sumber-sumber informasi, khususnya di bidang pertanian, guna mendukung proses pembelajaran.
Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Tim Kerja Pelayanan Perpustakaan BB Pustaka, Sutarsyah, yang menyampaikan pentingnya literasi informasi bagi mahasiswa dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian, sekaligus memperkenalkan berbagai layanan perpustakaan yang dapat dimanfaatkan secara optimal.
Sementara itu, Wakil Direktur III Polbangtan Bogor, Rudi Hartono, menegaskan bahwa seluruh layanan yang tersedia di BB Pustaka dapat diakses secara gratis. Salah satu layanan unggulan yang diperkenalkan adalah Repositori Pertanian yang dapat diakses tanpa proses login.
Menurutnya, layanan tersebut sangat bermanfaat sebagai referensi bagi mahasiswa dalam penyusunan laporan, tugas akhir, maupun karya ilmiah lainnya. Ia juga mengingatkan bahwa BB Pustaka dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan minat menulis hingga menerbitkan buku.
Pustakawan BB Pustaka, Dyah Artati, menyatakan bahwa BB Pustaka terus bertransformasi sebagai pusat literasi pertanian yang inklusif, digital, dan berdampak luas melalui penguatan layanan perpustakaan, pengelolaan repository dan layanan ilmiah, serta inovasi penerbitan terintegrasi. Berbagai program unggulan seperti BCL (Bincang Cerdas Literasi), LOVE (Live of Agriculture Virtual Literacy), PUBER (Pustaka Bergerak), RELASI (Repository dan Layanan Ilmiah), hingga SAPU TERAS (Single Account, Penerbitan, dan Penyebarluasan) menjadi upaya nyata BB Pustaka dalam memperluas akses informasi pertanian, meningkatkan literasi digital masyarakat pertanian, serta mendukung penelitian, penyuluhan, dan swasembada pangan nasional.
“Melalui sinergi teknologi, literasi, dan pemberdayaan masyarakat, BB Pustaka berkomitmen menghadirkan pengetahuan pertanian yang mudah diakses, relevan, dan bermanfaat bagi penyuluh, petani, akademisi, hingga masyarakat umum,” ujar Dyah Artati.
Kegiatan kemudian dilanjutkan oleh Pustakawan Roni Iskandar yang menjelaskan pengenalan dan tata cara akses berbagai sumber informasi pertanian yang dikelola oleh Kementerian Pertanian.
Dalam pemaparannya, Roni menyampaikan pemanfaatan Repository Pertanian, Website BB Pustaka, Pertanian Press, hingga layanan jurnal internasional EBSCO sebagai sumber informasi terpercaya yang dapat diakses secara mudah, gratis, dan daring oleh masyarakat serta insan pertanian.
Selanjutnya, Pustakawan Muhammad Zuhdi menyampaikan penjelasan mengenai tata cara mengakses Repository Pertanian dan Pertanian Press. Ia menjelaskan bahwa Repository Pertanian dapat diakses melalui laman https://repository.pertanian.go.id/.
Selain itu, Masyarakat juga dapat mengakses Pertanian Press melalui tautan https://epublikasi.pertanian.go.id/ sebagai portal penerbitan resmi Kementerian Pertanian yang menyediakan buku dan publikasi bidang pertanian guna mendukung pembelajaran, penelitian, serta peningkatan literasi pertanian.
Akhir acara, para mahasiswa diajak mengikuti kuis interaktif yang berkaitan dengan materi yang telah disampaikan sebelumnya, sebagai bentuk penguatan pemahaman terhadap sumber informasi dan layanan literasi pertanian.
