
Akses informasi pertanian kini bukan lagi hal sulit. Kolaborasi antara Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Barat dan Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian (BB PUSTAKA) di Lembang, Selasa (7/4/2026), menjadi bukti nyata bahwa literasi pertanian semakin mudah dijangkau.
Kepala BB PUSTAKA yang diwakili oleh Ketua Tim Kerja Layanan Perpustakaan BB PUSTAKA, Sutarsyah mengungkap bahwa sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik, kemudahan akses terhadap jurnal internasional menjadi salah satu layanan unggulan perpustakaan yang kini dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat.
Melalui dukungan BB PUSTAKA, penyuluh, peneliti, mahasiswa, hingga petani dapat memperoleh referensi ilmiah terkini secara lebih cepat dan praktis. Layanan ini memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat informasi yang adaptif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan public di bidang pertanian.
Kemudian ia menjelaskan bahwa lembaganya hadir sebagai pusat informasi pertanian yang dapat diandalkan.“BB PUSTAKA menyediakan informasi berbasis data yang dapat dipertanggungjawabkan dan mendukung peningkatan kompetensi dalam pekerjaan,” jelasnya.
Kegiatan ini sesuai dengan arahan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman yang mengarahkan pentingnya orientasi pelayanan publik di bidang pertanian untuk mendorong kesejahteraan petani.
“Saya telah menginstruksikan kepada seluruh pegawai Kementerian Pertanian termasuk saya adalah sebagai pelayan rakyat. Sebab pelayanan publik adalah kunci keberhasilan sektor pertanian,” tegas Menteri Pertanian.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti berharap agar seluruh ASN menerapkan nilai-nilainya dalam setiap tugas sehari-hari, menjaga reputasi institusi, dan berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan kerja yang bersih dan akuntabel.
Selanjutnya Kepala Bagian Tata Usaha BRMP Jawa Barat, Yadi Supriyadi, berharap kerja sama ini bisa memberi dampak nyata.“Melalui pertemuan ini, diharapkan sinergi kita semua semakin meningkat dalam berkontribusi terhadap swasembada pangan,” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai profil BB PUSTAKA, sejarah, serta program unggulan yang dimiliki. Peserta juga dikenalkan dengan berbagai layanan yang bisa dimanfaatkan untuk menunjang pekerjaan.
Selanjutnya, peserta mendapatkan materi tentang cara mengakses informasi pertanian, yang langsung dibarengi dengan praktik. Pada sesi ini, suasana terlihat sangat interaktif dan peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan.
Antusiasme peserta terlihat saat praktik akses jurnal ilmiah, khususnya melalui platform EBSCO dan ProQuest. Banyak peserta yang aktif mencoba langsung dan mengajukan pertanyaan terkait cara menelusuri informasi yang relevan dengan kebutuhan pekerjaan mereka.
Kegiatan diikuti oleh pegawai BRMP Jawa Barat dan beberapa penyuluh pertanian. Pertemuan ini jadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi, khususnya dalam pemanfaatan informasi pertanian yang akurat dan terpercaya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta semakin terbiasa dan mandiri dalam mencari informasi dari sumber terpercaya. Dengan begitu, informasi yang diperoleh tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga dapat langsung diterapkan dalam mendukung kinerja di bidang pertanian. (Rep TR/Edit SO)
