
Di tengah derasnya arus informasi, Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian (BB Pustaka) memperkuat peran penyuluh sebagai garda terdepan. Lewat kegiatan kemas ulang informasi di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Wilayah XII Kabupaten Bogor pada (8/4/2026), penyuluh didorong menjadi agen diseminasi yang mampu menyajikan informasi lebih relevan, mudah dipahami, dan tepat sasaran bagi petani.
Mentan Amran memberikan apresiasi yang tinggi kepada para penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang selama ini telah menjadi ujung tombak dalam pencapaian kedaulatan pangan nasional. Dedikasi para penyuluhpun telah membuahkan hasil. Hal ini terbukti dari peningkatan stok beras yang terjadi saat ini.
Sejalan dengan hal tersebut Idha Widi Arsanti menegaskan pentingnya optimalisasi peran penyuluh dalam percepatan swasembada pangan sesuai Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2025. Ia menekankan perlunya komitmen bersama di lingkungan Kementerian Pertanian agar berjalan searah dan terpadu.
“Peran penyuluh sangat vital, sehingga penguatan komitmen diperlukan agar tetap satu irama dan satu komando,” ujarnya.
Tim dari BB Pustaka mengawali pelatihan dengan edukasi akses sumber informasi pertanian. Peserta diajak untuk memahami jenis sumber informasi yang kredibel dan terpercaya yang dapat digunakan, praktik akses informasi pertanian melalui Repositori Pertanian turut diajarkan kepada peserta.
Repositori Pertanian menjadi salah satu sumber informasi kredibel yang lengkap dan mudah diakses oleh penyuluh dan masyarakat. Informasi yang terdapat dalam koleksi digital repositori pertanian dapat dimanfaatkan untuk diseminasi, kumpulan informasi dapat di sintesis dan olah kembali dengan parafrase.
Acara ii turut dihadiri Ketua Tim Kerja Penyuluh Kabupaten Bogor, Hikmah Adnin liyyin, dalam sambutannya disampaikan bahwa penyuluh kini memiliki tanggungan kerja berupa pelaporan diseminasi sehingga pelatihan menjadi sangat berguna untuk menambah pengetahuan penyuluh di Kabupaten Bogor.
"Kedepan, ilmu mengenai diseminasi diharapkan tidak hanya berhenti pada penyuluh tapi juga bermanfaat untuk masyarakat tani sekitar." Ungkapnya
Setelah memahami akses dan pengelolaan informasi, peserta langsung praktik mengemasnya menjadi infografis menarik menggunakan Canva. Dengan kemudahan akses berbasis online di desktop maupun mobile, penyuluh dapat berkreasi kapan saja. Di akhir sesi, hasil karya ditampilkan untuk evaluasi dan pembelajaran bersama.
Sumber daya informasi pertanian dari Kementerian Pertanian telah lama dihimpun. sebagai perpustakaan pertanian, BB Pustaka menjadi mitra kerja penyuluh dalam penyediaan informasi pertanian terkini.
Ragam informasi pertanian seperti varietas unggul, pengendalian hama penyakit, akses pemodalan, hingga update teknologi terbaru disebarluaskan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta adopsi teknologi tepat guna pada petani dan masyarakat tani.
Sinergi penyuluh dan perpustakaan dalam diseminasi diwujudkan dalam kegiatan ini yang menjadi ajang knowledge sharing bersama penyuluh di Kecamatan Jonggol dan Cariu Kabupaten Bogor. Selain penyuluh, terdapat pula petugas POPT dan petani milenial setempat yang mengikuti kegiatan.
elalui sinergi ini, penyuluh diharapkan semakin optimal menjalankan perannya sebagai agen diseminasi pertanian. Penyebaran informasi dalam kegiatan penyuluhan dapat diperkuat dengan kualitas dan kemasan yang mudah dipahami.
emas ulang informasi menjadi keterampilan yang perlu dipahami penyuluh untuk meramu dan menghadirkan materi-materi pertanian menarik yang dapat mendorong adopsi teknologi dan meningkatkan kapasitas petani yang lebih maju, mandiri, modern dan berkelanjutan. (kontributor AM/Edit SO)
