
Bogor, 12 Maret 2026 – Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian (BB PUSTAKA) melalui Pertanian Press menggelar kegiatan Akuisisi Pengetahuan Pertanian di Aula Pusat Perakitan dan Modernisasi Pertanian Perkebunan guna mendorong dokumentasi pengetahuan dari hasil riset dan kegiatan lain di bidang pertanian.
Ketua Tim Kerja Pengelolaan Penerbitan, Edwin Satyalesmana menekankan pentingnya alih bentuk dari pengetahuan melalui penerbitan buku agar hasil riset dan pengalaman di bidang pertanian dapat terdokumentasi dengan baik dan dimanfaatkan secara luas.
“Tanpa adanya pengetahuan, tidak akan ada yang diterbitkan”, tambah Ketua Kelompok Substansi Penerbitan Pertanian, Eni Kustanti, saat membuka kegiatan. Ia juga memaparkan berbagai layanan yang selama ini dihadirkan BB Pustaka.
Salah satunya adalah Bincang Cerdas Literasi (BCL) yang diselenggarakan oleh Pertanian Press untuk menyebarluaskan informasi pertanian yang telah terbit agar dimanfaatkan oleh penyuluh, akademisi, dan masyarakat.
Menurutnya, upaya tersebut perlu dilakukan agar pengetahuan yang awalnya tersirat bisa lebih jelas dipahami. Terlebih Pertanian Press memang harus terus meningkatkan kualitas buku dan menyebarluaskan pengetahuan yang diterbitkan. Pemaparan ini juga menjadi kesempatan emas untuk membangun reputasi penerbit Pertanian Press.
Anggota Tim Kerja Pengelolaan Penerbitan, Ricka Resita Isniar menjelaskan bahwa terdapat beberapa jenis naskah yang diterima oleh Pertanian Press diantaranya monograf atau monograf seri, prosiding, bunga rampai, buku pedoman, buku ajar, buku ilustrasi/cerita bergambar/komik, dan policy brief atau policy paper.
Sementara itu, Isvina Unaizahroya menambahkan bahwa Pertanian Press juga membuka peluang bagi pihak yang ingin menerbitkan karya dalam bentuk audio visual. Ia memaparkan beberapa kriteria agar terbitan dapat sesuai dengan standar yang ditentukan oleh Pertanian Press. Audio visual yang diterima perlu melewati proses identifikasi materi, praproduksi, review, produksi, pascaproduksi, serta evaluasi dan terbit.
Pertanian Press selaku penerbitan lingkup Kementerian Pertanian diberikan mandat mengelola Open Journal System (OJS) dalam terbitan berkala. Hal ini disampaikan oleh Slamet Sutriswanto bahwa selama ini menerima naskah untuk diterbitkan dalam Buletin Teknologi dan Inovasi Pertanian (BTIP). Beberapa ruang lingkup pembahasan (BTIP) adalah teknologi dan inovasi budi daya, teknologi dan inovasi pemeliharaan, teknologi dan inovasi panen dan pascapanen, serta teknologi dan inovasi pertanian spesifik lokasi.
Disisi lain, ilmu pengetahuan yang telah terbit akan kurang bermanfaat jika tidak disebarluaskan. Ketua Tim Kerja Penyebarluasan Hasil Penerbitan, Irfan Suhendra, menyampaikan bahwa publikasi memuat pengetahuan dan inovasi pertanian yang nilainya akan terasa apabila dimanfaatkan oleh masyarakat, sehingga penyebarluasan perlu dilakukan secara aktif dan terarah.
Acara yang dihadiri 30 peserta perwakilan dari setiap fungsional yang ada di Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian wilayah Bogor, Polbangtan Bogor, Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan (BPMSPH), Balai Besar Pengembangan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura ini diharapkan dapat memberikan motivasi peserta agar dapat aktif menyebarkan pengetahuan yang dimiliki sehingga bermanfaat untuk semua pihak.
