
Judul : Teknologi Budidaya Tanaman Sorgum Unggul Bebas Limbah
Penyusun : Muhammad Azrai, dkk.
Penerbit : CV. Cakrawala Yogyakarta
Tahun Terbit : 2021
Jumlah halaman : 97 halaman
Link Akses : https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/25690
Sorgum merupakan komoditas serealia strategis yang berpelung besar dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Selain dimanfaatkan sebagai pangan dan pakan ternak, sorgum juga berpotensi digunakan sebagai bahan baku industri bir, pati, gula cair dan etanol. Kandungan nutrisi sorgum cukup tinggi dibanding bahan pangan lain, sehingga layak ditetapkan sebagai bahan pangan substitusi atau sebagai sumber pangan fungsional. Di samping itu, Sorgum juga dikenal sebagai tanaman yang memiliki daya adaptasi tinggi, bahkan mudah dibudidayakan di lahan-lahan kritis.
Sorgum memiliki potensi besar untuk dikembangkan terutama di daerah lahan kering, namun dikarenakan budidaya yang dilakukan masih sederhana dan pada areal yang terbatas, maka produktivitasnya belum optimal. Oleh karena itu diperlukan teknologi budidaya yang baik dan tepat guna, yang dapat meningkatkan hasil panen, mengolah hasil panen, memanfaatkan limbah, serta meningkatnya kesejahteraan petani.
Buku ini mengulas berbagai inovasi dalam budidaya sorgum, termasuk varietas unggul, pengelolaan hara, serta pascapanen, yang dapat diimplementasikan guna mendukung pengembangan tanaman sorgum secara optimal di berbagai agrekosistem, khususnya di wilayah beriklim kering dengan curah hujan eratik di luar Jawa. Pembahasan dalam buku ini dibagi dalam enam bab, pertama pendahuluan yang menyoroti potensi pemanfaatan sorgum di lahan kering dan lahan kritis serta ragam penggunaan tanaman sorgum.
Dalam bab kedua mengulas taksonomi dan asal usul tanaman sorgum. Dijelasankan dalam buku ini bahwa asal ususl sorgum tidak diketahui dengan pasti, tetapi sorgum merupakan salah satu tanaman serealia yang pertamakali dibudidayakan umat manusia, seiring dengan waktu melalui proses evolusi dan seleksi baik secara alamiah maupun perkembangan teknologi, menghasilkan beragam karakter dan nama berbeda setiap wilayah.
Bab ketiga, karakateristik tanaman sorgum, dengan pembahasan meliputi jenis dan varietas sorgum, karakteristik tanaman sorgum, fase pertumbuhan serta ratun tanaman sorgum. Pembahasan singkat mengenai struktur biji, komposisi kimia biji serta komponen pangan fungsional biji sorgum melengkapi informasi di bab ini.
Budidaya tanaman sorgum sebenarnya mudah dilakukan dan dapat berproduksi meski dibudidayakan di lahan yang kurang subur, air terbatas dan input yang rendah. Namun, agar dapat menghasilkan produk yang optimal dibutuhkan syarat tumbuh, yaitu kesesuaian lahan, jenis tanah dan agroklimat wilayah yang dijelaskan ringkas pada bab empat.
Bab kelima mengupas mengenai ketersediaan teknologi yang meliputi pembahasan varietas unggul untuk pangan dan bioenergy, kualitas benih, penyiapan lahan, penanaman, pemupukan, pemeliharaan, ancaman kekeringan serta hama dan penyakit tanaman.
Panen dan pasca panen dibahas pada bab terakhir, dengan pembahasan antara lain pengolahan sorgum dengan terlebih dahulu dipaparkan bagaimana cara pemanenan, pengeringan, perontokan dan penyimpanan sorgum. Adapun pembahasan lainya tentang pemanfaatan sorgum adalah untuk diversifikasi pangan dan industri.
Secara keseluruhan buku ini memberi wawasan komprehensif dan praktis, penyusun berhasil merangkum berbagai aspek teknis yang dibutuhkan untuk optimalisasi budidaya sorgum, namun pemanfaatan limbah belum ada ulasan mendalam. Selain itu belum ada pula pembahasan rinci tentang aspek pasar dan distribusi produk sorgum yang dapat mempengaruhi keberlanjutan usaha budidaya secara luas. Dengan penyajian yang terstruktur serta bahasa yang mudah dipahami, buku ini menjadi referensi penting untuk mendorong pemanfaatan sorgum di Indonesia. (DA’25)
