
Judul : Pompanisasi : Solusi Cepat Atasi Krisis Pangan
Penyusun : Andi Amran Sulaiman dkk.
Penerbit : Pertanian Press
Tahun Terbit : 2025
Jumlah Halaman : 93 hlm.
Link Akses : https://repository.pertanian.go.id/items/6d2e0e6d-bf70-433c-ac52-66b0f33b470e
Pompanisasi menjadi salah satu program strategis Kementerian Pertanian Republik Indonesia dalam menghadapi ancaman krisis pangan akibat perubahan iklim dan meningkatnya kebutuhan pangan nasional. Program ini juga menjadi solusi cepat untuk menjaga kestabilan produksi padi ketika fenomena El Nino menyebabkan kekeringan di berbagai daerah.
Buku Pompanisasi: Solusi Cepat Atasi Krisis Pangan karya Andi Amran Sulaiman dan tim ini, membahas secara lengkap pentingnya pengelolaan air dalam mendukung ketahanan pangan Indonesia. Pada bagian awal, penulis menjelaskan kondisi krisis pangan global yang dipicu oleh perubahan iklim, pertumbuhan penduduk, pandemi, dan konflik internasional. Kondisi tersebut menyebabkan meningkatnya kebutuhan pangan dunia, sementara produksi pangan di banyak negara justru mengalami penurunan. Indonesia juga menghadapi tantangan yang sama, terutama ketika kekeringan mengganggu produksi padi. Oleh karena itu, pelaksanaan program pompanisasi menjadi solusi jitu untuk menjaga ketersediaan pangan nasional.
Buku ini juga menjelaskan bahwa air memiliki peran sangat penting dalam pertumbuhan tanaman. Jika kebutuhan air tidak terpenuhi, pertumbuhan tanaman akan terganggu dan hasil panen menurun. Penulis kemudian memaparkan kondisi sumber daya air di Indonesia yang sebenarnya cukup besar, baik berupa air permukaan maupun air tanah. Namun, pengelolaan dan distribusinya masih menghadapi banyak kendala. Banyak jaringan irigasi mengalami kerusakan sehingga pasokan air ke lahan pertanian tidak berjalan optimal. Selain itu, perubahan iklim juga menyebabkan ketersediaan air menjadi tidak menentu.
Fokus utama buku ini terletak pada pembahasan mengenai program pompanisasi sebagai solusi penyediaan air irigasi. Buku ini juga mengulas kondisi dan klasifikasi jaringan irigasi serta berbagai permasalahan infrastruktur yang memengaruhi efektivitas distribusi air ke lahan pertanian.
Program bantuan pompa dari pemerintah telah diterapkan di berbagai daerah di Indonesia dan terbukti mampu meningkatkan luas tanam serta hasil produksi padi. Selain membantu petani menghadapi kekeringan, pompanisasi juga mendorong peningkatan indeks pertanaman sehingga petani dapat menanam lebih dari satu kali dalam setahun. Penulis juga menjelaskan kriteria lokasi penerapan pompanisasi, komponen sarana yang diperlukan, serta peran berbagai pihak dalam mendukung keberhasilan program di lapangan.
Selanjutnya, buku ini juga memaparkan berbagai keberhasilan program pompanisasi di lapangan. Banyak petani mengalami peningkatan hasil panen dan pendapatan setelah memanfaatkan sistem irigasi pompa. Selain itu, dibahas pula inovasi masa depan seperti otomatisasi pompa, listrik masuk sawah, dan teknologi irigasi hemat air yang diharapkan dapat membuat pertanian Indonesia semakin modern dan efisien.
Secara keseluruhan, buku ini memberikan pemahaman yang jelas mengenai pentingnya pompanisasi sebagai langkah strategis untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Menjadi kekuatan buku ini terletak pada penyajian informasi yang didukung data, kebijakan serta contoh implementasi program yang penerapannya langsung dilakukan diberbagai daerah. Meskipun beberapa bagian teknis mengenai sistem pompanisasi disajikan secara ringkas, buku ini tetap menjadi referensi berharga bagi penyuluh pertanian, mahasiswa, akademisi, pengambil kebijakan, maupun masyarakat umum. (TR’2026)
