
Judul : Pertanian Perkotaan : Solusi Ketahanan Pangan Masa Depan
Editor : Yudi Sastro, Bachtiar Bakrie dan Tezar Ramdhan
Penerbit : Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
Tahun terbit : 2015
Jumlah halaman : 134 halaman
Link akses : https://www.kikp-pertanian.id/pustaka/opac/detail-opac?id=57069
Pertanian perkotaan (urban farming) memberikan solusi inovatif yang menjanjikan di tengah laju urbanisasi dan keterbatasan lahan di perkotaan. Tidak hanya sekedar usaha produksi pangan segar, pertanian perkotaan juga menyentuh aspek lingkungan, kenyamanan, estetika hingga pemberdayaan masyarakat di tengah padatnya kehidupan kota. Program pemerintah terkait ketahan pangan nasional turut mendorong perkembangan pertanian perkotaan sebagai bagian penting dari strategi ketahanan pangan berkelanjutan.
Buku “ Pertanian Perkotaan : Solusi Ketahanan Pangan Masa Depan “ memberikan edukasi kepada pembaca dalam memahami konsep, peran, dan implementasi pertanian di wilayah urban. Buku ini tidak hanya membahas teori, tetapi juga memberikan contoh-contoh praktik terbaik dan tips untuk memulai dan mengembangkan pertanian perkotaan. Pemaparan buku ini terdiri dari beberapa bab, pada pendahuluan di uraikan berbagai fakta sejarah dan pengetahuan umum tentang perkembangan pertanian perkotaan.
Bab dua hingga empat aspek dasar pertanian perkotaan, termasuk sejarah pertanian perkotaan di Indonesia dan beberapa negara lain, serta peran dan dampak pertanian perkotaan sebagai pendukung ketahanan pangan, meningkatkan kemandirian pangan dan pengaruhnya terhadap sektor kehidupan lainnya. Kemudian buku ini juga membahas tentang peluang budidaya tanaman, ternak dan ikan, serta potensi pengolahan dan dan potensi pasarnya.
Bab lima hingga sembilan difokuskan pada penerapan teknologi, inovasi serta pemanfaatan limbah organik di perkotaan. Dua bab terakhir menyoroti pentingnya metode pemasaran hasil pertanian dan strategi pengembangan pertanian perkotaan.
Buku ini ditulis dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami serta adanya ilustrasi dan foto yang membuat buku ini semakin menarik. Kelebihan buku ini adalah contoh-contoh kasus yang realistis dan tips praktis yang bisa langsung diterapkan oleh pembaca. Secara garis besar, buku ini merupakan referensi yang berguna bagi siapa saja yang tertarik dengan pertanian perkotaan. Buku ini tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga menginspirasi pembaca untuk mulai berkontribusi dalam membangun sistem pangan yang lebih berkelanjutan di perkotaan. Buku ini layak direkomendasikan sebagai referensi bacaan bagi pelaku pertanian perkotaan, praktisi pertanian, dan siapa saja yang peduli dengan isu pangan dan lingkungan. (TR’25)
