
Judul Buku : Perbenihan Padi Terstandar dan Bersertifikat
Penulis : Ekaningtyas Kushartanti, dkk.
Penerbit : Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Jawa Tengah
Tahun Terbit : 2023
Tebal Buku : 30 halaman
Link Akses: https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/21877
Kementerian Pertanian terus mendorong percepatan swasembada pangan melalui berbagai program strategis, salah satunya Brigade Pangan. Program ini mendorong meningkatkan produktivitas lahan pertanian dengan melalui penerapkan teknologi modern, mekanisasi, serta penggunaan sarana produksi yang bermutu. Namun, berbagai upaya tersebut tidak akan memberikan hasil optimal tanpa dukungan benih yang berkualitas. Produksi padi yang tinggi tidak hanya ditentukan oleh pupuk atau teknologi budidaya, tetapi juga diawali dari satu hal yang sering dianggap sederhana yaitu benih yang berkualitas.
Buku Perbenihan Padi Terstandar dan Bersertifikat hadir sebagai panduan praktis yang menjelaskan tahapan menghasilkan benih padi berkualitas sesuai standar. Buku ini disusun untuk mendukung diseminasi varietas unggul baru (VUB), meningkatkan produktivitas padi, serta memperkuat agribisnis perbenihan melalui penerapan standar yang berlaku.
Materi dalam buku disusun secara sistematis, dimulai dari konsep ketersediaan benih enam tepat, yaitu tepat varietas, mutu, jumlah, waktu, lokasi, dan harga. Selanjutnya pembaca diajak memahami setiap tahapan produksi benih, mulai dari pemilihan lokasi, persemaian, penanaman, pemupukan, pengairan, pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT), roguing, seleksi tanaman, hingga panen dan penanganan pascapanen. Selain itu, buku ini juga menguraikan prosedur sertifikasi benih sehingga benih yang dihasilkan memiliki jaminan mutu dan dapat dipertanggungjawabkan.
Keunggulan buku ini terletak pada penyajiannya yang sangat ringkas dan praktis dalam bentuk infografis pada setiap halaman, sehingga informasi mengenai tahapan produksi dan sertifikasi benih padi dapat dipahami dengan cepat. Penjelasan mengenai penerapan Good Agricultural Practices (GAP) serta penggunaan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk benih padi memberikan pemahaman bahwa produksi benih bukan sekadar kegiatan budidaya, melainkan proses yang harus memenuhi standar mutu agar menghasilkan benih yang unggul, seragam, dan berdaya saing.
Dalam konteks pengembangan Brigade Pangan, buku ini menjadi referensi yang relevan karena memberikan dasar pengetahuan mengenai pentingnya penggunaan benih bersertifikat sebagai langkah awal dalam meningkatkan produktivitas. Secara keseluruhan, Perbenihan Padi Terstandar dan Bersertifikat merupakan bacaan yang direkomendasikan bagi petani, penangkar benih, penyuluh pertanian, mahasiswa, maupun pembaca yang ingin memahami proses menghasilkan benih padi bermutu. Buku ini menegaskan bahwa keberhasilan budidaya padi dimulai dari benih yang berkualitas. Pemilihan benih yang tepat dan bermutu menjadi salah satu fondasi penting untuk mendukung produktivitas padi dan pencapaian ketahanan pangan.(TR’26)
