
Judul : Buah konsumsi dalam Pot : Mengintensifkan Pekarangan Rumah Menjadi Lebih Produktif
Penulis : Alex S
Penerbit : Pustaka Baru Press
Tahun Terbit : 2020
Jumlah Halaman : 220 halaman
Link akses : https://kikp-pertanian.id/pustaka/opac/detail-opac?id=65464
Keterbatasan lahan menjadi salah satu tantangan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah perkotaan untuk menjalankan aktivitas berkebun. Namun, inovasi dalam teknik budidaya hortikultura menghadirkan solusi alternatif melalui metode tabulampot. Tabulampot merupakan metode menanam buah dalam wadah terbatas seperti pot, drum, atau kontainer lainnya. Penerapan metode tabulampot tidak hanya mendukung swasembada pangan di tingkat rumah tangga namun juga dapat menambah keindahan lingkungan rumah dengan nuasa hijau dan buah yang segar.
Tabulampot berperan penting dalam upaya penghijauan di wilayah perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan. Metode ini memungkinkan masyarakat kota untuk tetap menanam pohon buah di halaman sempit, teras, atau bahkan balkon, sehingga tetap berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan ketahanan pangan skala rumah tangga. Jika hal ini dapat diterapkan mulai dari rumah tangga dengan menanam buah sendiri, maka ketahanan pangan akan meningkat secara signifikan.
Buku ini membahas secara komprehensif konsep, manfaat, serta penerapan Tanaman Buah dalam Pot (Tabulampot) sebagai solusi penghijauan dan budidaya buah di lahan terbatas. Terdiri dari tiga bab utama, buku ini dibuka dengan pengenalan tabulampot beserta manfaat ekologis dan ekonomisnya. Pada bab pertama, dijelaskan bagaimana tabulampot mampu mendukung penghijauan, mengurangi risiko kebakaran, mempercantik rumah, hingga memberikan nilai tambah melalui produksi buah konsumsi yang dapat dimanfaatkan keluarga.
Bab kedua merupakan inti pembahasan yang menguraikan teknik budidaya berbagai jenis buah secara rinci. Setiap tanaman, mulai dari sawo, kelengkeng, anggur, rambutan, jambu air, jambu biji, jeruk, mangga, alpukat, delima, salak, hingga leci dan srikaya, dijelaskan karakteristiknya, teknik penanaman, pemeliharaan, cara mempercepat pembuahan, dan pengendalian hama serta penyakit. Bab ini memberikan gambaran teknis lengkap sehingga pembaca dapat memahami kebutuhan masing-masing jenis buah dan menerapkannya dalam praktik tabulampot.
Bab ketiga menyajikan pembahasan lanjutan mengenai teknik budidaya tanaman buah di pekarangan rumah. Penjelasan meliputi cara menanam berbagai tanaman seperti anggur, srikaya jumbo, nangka, duku, mengkudu, pisang, pepaya, hingga belimbing. Aspek pengolahan lahan, penanaman, pemupukan, dan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) dibahas untuk memastikan tanaman di pekarangan tetap produktif dan sehat. Bagian ini menegaskan bahwa pekarangan rumah dapat dijadikan ruang budidaya yang efektif, bukan hanya area estetika.
Buku ini direkomendasikan untuk pemula, komunitas urban farming, dan pembuat kebijakan. Tabulampot bukan hanya soal menanam buah, tetapi juga memperkuat mandiri pangan skala rumah tangga dan mendukung pola konsumsi sehat dengan memanfaatkan beragam buah secara langsung dari lingkungan tempat tinggalnya. Penjelasan yang mudah dipahami dan dipraktikkan, mulai dari pemilihan jenis buah sampai perawatan buah. (FNH'25)
