
Judul Buku : Akselerasi Inovasi Pedologi dalam Optimalisasi Penggunaan Tanah Vulkanik Mendukung Pembangunan Pertanian Berkelanjutan
Penyusun : Sukarman
Penerbit : IAARD Press
Tahun Terbit : 2019
Tebal Buku : 91 halaman
Link Akses 1 : https://repository.pertanian.go.id/items/5ad1bb13-424c-492e-b169-cc72af988c2a
Link Akses 2 : https://tanirepo.id/items/5ad1bb13-424c-492e-b169-cc72af988c2a
Erupsi Gunung Anak Krakatau yang kembali menimbulkan sebaran abu vulkanik menunjukkan bahwa aktivitas gunung api tidak hanya berkaitan dengan risiko bencana, tetapi juga memiliki keterkaitan erat dengan kondisi tanah dan lingkungan pertanian. Dalam situasi seperti ini, pemahaman mengenai karakteristik tanah vulkanik serta pengelolaanya secara tepat diperlukan untuk menjaga produktivitas lahan sekaligus mencegah degradasi lingkungan.
Buku Akselerasi Inovasi Pedologi dalam Optimalisasi Penggunaan Tanah Vulkanik Mendukung Pembangunan Pertanian Berkelanjutan, merupakan naskah orasi pengukuhan professor riset Sukarman, yang membahas peran ilmu pedologi dalam memahami genesis, karakteristik, pemetaan, dan evaluasi tanah vulkanik sebagai dasar pengelolaan lahan pertanian secara berkelanjutan. Tanah vulkanik memiliki karakteristik fisik, kimia, dan mineralogi yang khas sehingga pemanfaatannya perlu mempertimbangkan kondisi biofisik dan lingkungan setempat.
Salah satu pembahasan penting dalam buku ini adalah pemanfaatan hasil pemetaan dan evaluasi kesesuaian lahan sebagai dasar menentukan komoditas pertanian dan teknologi pengelolaan yang tepat. Informasi tersebut dapat digunakan untuk mendukung perencanaan pembukaan dan pengolahan lahan, pemilihan komoditas, penentuan jenis, dosis dan waktu pemupukan, serta penerapan konservasi tanah dan air.
Buku ini juga menyoroti berbagai tantangan dalam pemanfaatan tanah vulkanik, seperti risiko erupsi gunung api, longsor, erosi, serta degradasi lahan terutama pada wilayah berlereng. Karena itu, inovasi pedologi diarahkan untuk mendukung peningkatan produktivitas dan nilai tambah usaha tani, sekaligus mengurangi risiko bencana serta menjaga kelestarian sumber daya tanah.
Strategi yang ditawarkan mencakup re-evaluasi karakteristik tanah, pemetaan dan evaluasi lahan, penyusunan rekomendasi penggunaan lahan, serta pengembangan basis data tanah berbasis digital. Pengembangan basis data tersebut diharapkan memudahkan akses terhadap informasi tanah secara lebih cepat dan berkelanjutan. Pengelolaan tanah juga perlu mengintegrasikan teknologi, kebijakan, dan praktik budidaya yang ramah lingkungan.
Buku ini memiliki keunggulan dalam menyajikan pembahasan yang sistematis dan berbasis hasil penelitian, sehingga memberikan landasan ilmiah yang kuat mengenai pengelolaan tanah vulkanik. Penyajiannya cukup jelas dalam menghubungkan aspek pedologi dengan kebutuhan perencanaan dan pengelolaan pertanian berkelanjutan. Buku ini terutama bermanfaat bagi peneliti, akademisi, mahasiswa bidang pertanian dan ilmu tanah, penyuluh, serta perencana pembangunan pertanian. Namun, karena menggunakan istilah dan pembahasan yang cukup teknis, buku ini mungkin kurang mudah dipahami oleh pembaca umum tanpa pengetahuan dasar tentang ilmu tanah.
Secara keseluruhan, buku ini memberikan pemahaman bahwa tanah vulkanik merupakan sumber daya yang berpotensi besar bagi pertanian, tetapi pemanfaatannya harus dilakukan berdasarkan karakteristik dan daya dukung lahannya. Dalam konteks meningkatnya aktivitas vulkanik, pengetahuan tersebut menjadi semakin relevan untuk mendukung pengelolaan lahan yang produktif, adaptif terhadap risiko bencana, dan berkelanjutan. (TR’26)
