VCO bukan sekadar minyak kelapa, tetapi bahan pangan bernilai tambah yang berpotensi dikembangkan menjadi beragam produk. Dengan proses pembuatan yang tepat, VCO dapat diolah dan dimanfaatkan dalam berbagai produk pangan, sekaligus membuka peluang usaha berbasis kelapa yang semakin menjanjikan.
Virgin coconut oil (VCO) atau minyak kelapa murni merupakan minyak berkualitas tinggi yang diolah dari daging kelapa segar tanpa penambahan bahan kimia. VCO dikenal sebagai pangan fungsional karena kaya akan asam lemak rantai medium (ALRM), terutama asam laurat, yang berperan membantu meningkatkan daya tahan tubuh serta memiliki sifat antibakteri, antivirus, dan antifungi. Tidak hanya dikonsumsi secara langsung, VCO juga dapat dimanfaatkan sebagai pengganti minyak nabati pada berbagai produk pangan, sehingga memberikan nilai tambah sekaligus membuka peluang pengembangan usaha berbasis kelapa.
Proses Pembuatan VCO
1. Metode Kering (Direct Micro Expelling/DME)
Termasuk dalam metode ekstraksi minyak tekanan rendah (low pressure). Unit DME terdiri atas meja pengering stainless steel yang didesain dengan tempat pembakaran. Bahan bakar yang digunakan, dari limbah biomassa, seperti sabut, tempurung kelapa, dan limbah kayu sehingga ramah lingkungan dan murah. Metode DME yaitu kelapa parut disangrai secara bertahap dengan suhu terkontrol. Proses penyangraian terdiri atas 4 tahap, yaitu tahap 1 pada suhu 35–49°C, tahap 2 sebesar 45–55°C, tahap 3 antara 50–65°C, dan tahap 4 sebesar 60–100°C. Penyangraian dilakukan secara bertahap untuk menurunkan kadar air secara perlahan dan menghindari terjadinya case hardening, karena jika suhu yang digunakan terlalu tinggi, bagian luar bahan menjadi keras dan keriput, sedangkan air masih terperangkap di dalamnya. Press kelapa parut yang telah dikeringkan menggunakan alat press hingga minyak keluar. Saring minyak menggunakan kain saring 400 mesh, dan tambahkan kapas untuk memperoleh VCO yang lebih jernih. Selanjutnya, kemas VCO dalam wadah bersih dan tutup rapat.
2. Metode Basah
Metode ektraksi minyak dari santan, lalu pemisahan santan menjadi krim dan skim, serta pemecahan emulsi santan untuk menghasilkan minyak dengan cara:
- Fermentasi: santan didiamkan selama lebih dari 10 jam sehingga terjadi pemisahan minyak dari air dan protein. Pemisahan ini terjadi karena aktivitas bakteri asam laktat dalam fermentasi santan yang menurunkan nilai pH dan ketika mencapai titik isoelektrik protein, maka protein akan rusak dan minyak terpisah.
- Sentrifugasi: proses pemisahan berdasarkan berat jenis yang dipengaruhi oleh gravitasi. Proses ini menghasilkan kualitas minyak kelapa yang baik dengan aroma manis kelapa jika dilakukan 2 tahap proses sentrifugasi. Pemanasan: proses pemanasan menghasilkan VCO dengan aroma kelapa yang kuat. Metode ini memerlukan suhu terkontrol dan waktu yang tepat selama proses pemanasan untuk mencegah minyak menjadi kuning.
Pemanfaatan VCO pada Berbagai Produk Pangan
- Mayonaise: bahan yang digunakan VCO 75%, cuka 6%, lesitin 0,50%, dan CMC 0,25%.
- Salad dressing: bahan yang digunakan VCO 30%, emulsifier 1%, dan antioksidan. Produk ini dibuat dengan kadar minyak sebesar 30%.
- Selai kacang: bahan yang digunakan adalah kacang tanah, gula, garam, margarin, dan VCO.
- Es krim: Bahan yang digunakan adalah VCO 6%, kuning telur 3%, susu kacang merah 100 ml, gula 10 g, susu skim 8 g, dan Na-CMC 0,2 g.
- Biskuit: bahan yang digunakan adalah tepung sagu, VCO, margarin/bebas lemak trans, tepung terigu berprotein tinggi, gula, dan telur.
- Cokelat batang: bahan utama yang digunakan adalah VCO dan cokelat blok, dengan penambahan bahan pendukung, seperti gula, susu atau creamer, serta berbagai bahan isian sesuai kebutuhan.
Dengan terus berkembangnya inovasi produk berbasis VCO, potensi kelapa sebagai Tree of Life tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan, tetapi juga menjadi sumber peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. (WD 2026)
Sumber:
- Bahrun, A. H. dkk. (2024). Buku ajar budi daya dan pengolahan kelapa. Pertanian Press.
https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/22992 - Mela, E. dan Bintang, D.S. (2021). Virgin coconut oil (VCO): pembuatan, keunggulan, pemasaran dan potensi pemanfaatan pada berbagai produk pangan. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 40( 2), p: 103-110. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.
https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/13447 - BRMP Pascapanen. (2020, November 23). Cara pembuatan VCO [Video]. YouTube.
https://www.youtube.com/watch?v=yh2E5cDai_g





