
Bogor — Kepemimpinan di Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian (BB Pustaka) memasuki babak baru. Setelah sekitar 15 bulan menjalankan amanah dan berkoordinasi bersama seluruh jajaran, Kepala BB Pustaka Eko Nugroho Dharmo Putro menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepemimpinan kepada Inneke Kusumawaty dalam kegiatan serah terima jabatan pada 24 Agustus 2026
Serah terima jabatan menjadi momentum untuk melanjutkan berbagai capaian sekaligus memperkuat langkah BB Pustaka dalam memberikan layanan perpustakaan dan literasi pertanian yang semakin berkualitas bagi masyarakat.
Selama masa kepemimpinannya, Eko Nugroho turut mengawal berbagai penguatan kinerja BB Pustaka. Pada 2025, capaian kinerja BB Pustaka yang diukur melalui tiga indikator kinerja utama menunjukkan hasil sangat berhasil, dengan rata-rata capaian kinerja sebesar 101,28 persen, meningkatnya kepuasan masyarakat terhadap layanan, kualitas pengelolaan anggaran, serta kepuasan internal terhadap layanan manajemen.
Penguatan kualitas layanan juga ditandai dengan diraihnya sertifikasi ISO 9001:2015 serta Akreditasi A sebagai Perpustakaan Khusus Tingkat Nasional. Capaian tersebut memperkuat komitmen BB Pustaka untuk menghadirkan layanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi rujukan dalam pendampingan dan pembinaan pengelolaan perpustakaan di lingkup Kementerian Pertanian.
Tidak hanya pada aspek layanan, BB Pustaka juga semakin menguatkan perannya dalam pengembangan literasi hijau. Komitmen tersebut mendapat apresiasi melalui tiga penghargaan, yakni kategori Head of Green Gastronomy Library, The Best Head of Library for Outstanding Commitment to ESG Principles, dan Green Agriculture.
“Saya bersyukur beberapa capaian dapat kita raih. Semua itu tidak lepas dari hasil kerja dan kontribusi seluruh pegawai BB Pustaka. Selama 15 bulan kita melaksanakan tugas dan berkoordinasi bersama, banyak hal yang telah kita capai bersama. Dan tentu, semua ini juga tidak lepas dari dukungan keluarga,” ujar Eko.
Ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari kolaborasi seluruh jajaran BB Pustaka. Karena itu, estafet kepemimpinan diharapkan dapat terus melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi baru sesuai kebutuhan masyarakat dan arah kebijakan Kementerian Pertanian.
Sementara itu, Inneke Kusumawaty sebagai pimpinan yang menerima estafet kepemimpinan diharapkan dapat melanjutkan penguatan tata kelola, peningkatan kualitas layanan, pengembangan literasi pertanian, serta transformasi digital BB Pustaka.
Ke depan, sejumlah agenda strategis menjadi perhatian, antara lain penguatan kapasitas sumber daya manusia, pemetaan sasaran pengguna layanan, penyelarasan program dengan kebijakan Kementerian Pertanian, peninjauan SOP layanan, pengembangan portal layanan perpustakaan dan penerbitan pertanian yang terintegrasi, hingga penguatan promosi dan literasi pertanian.
Serah terima jabatan ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi estafet untuk melanjutkan pengabdian, menjaga capaian, dan membawa BB Pustaka semakin dekat dengan masyarakat. Dengan semangat kolaborasi, BB Pustaka diharapkan terus tumbuh sebagai pusat pengetahuan dan literasi pertanian yang adaptif, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata. (Rep IB/Edit SO)
