
BOGOR – Inovasi dan kreativitas menjadi kunci dalam menghadirkan layanan perpustakaan yang semakin relevan bagi organisasi dan masyarakat. Semangat tersebut diwujudkan Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian (BB Pustaka) melalui Penilaian Perpustakaan Inspiratif dan Pustakawan Inovatif Lingkup Kementerian Pertanian, Senin (10/8/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah apresiasi sekaligus upaya mendorong perpustakaan dan pustakawan di lingkungan Kementerian Pertanian untuk terus mengembangkan inovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi organisasi, diikuti oleh para finalis yang telah melalui tahapan seleksi sebelumnya. Pada kategori Perpustakaan Inspiratif, terdapat 23 finalis dari 31 perpustakaan yang mendaftar. Para finalis berasal dari tiga kategori perpustakaan, yaitu perpustakaan khusus, perpustakaan perguruan tinggi, dan perpustakaan sekolah.
Sementara itu, pada kategori Pustakawan Inovatif, sebanyak 12 finalis terpilih dari 29 pustakawan yang mendaftar. Para finalis mengikuti tahapan presentasi dan wawancara untuk memaparkan inovasi, pengalaman, prestasi, kolaborasi, serta kontribusi yang telah dilakukan di unit kerja masing-masing.
Kepala BB Pustaka dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk melihat capaian yang telah diraih oleh perpustakaan dan pustakawan, tetapi juga mengidentifikasi berbagai inovasi layanan, kerja sama, jejaring, serta praktik baik yang dapat dikembangkan dan diterapkan di unit kerja lainnya.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin melihat bukan hanya capaian yang sudah diraih, tetapi juga bagaimana perpustakaan dan pustakawan menghadirkan inovasi layanan perpustakaan, membangun kerja sama dan jejaring, serta menghasilkan prestasi perpustakaan yang dapat menjadi praktik baik bagi unit kerja lainnya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, bagi pustakawan, penilaian diarahkan untuk melihat kemampuan dalam membangun kolaborasi dan jejaring, mengembangkan kompetensi dan inovasi, serta mengambil bagian dalam mendukung program-program strategis Kementerian Pertanian.
Menurutnya, Perpustakaan Inspiratif dan Pustakawan Inovatif yang diharapkan bukan sekadar unggul dalam pengelolaan perpustakaan maupun kemampuan individu, tetapi juga mampu memberikan manfaat dan kontribusi yang lebih luas bagi organisasi.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BB Pustaka juga menyampaikan apresiasi kepada Dewan Juri yang telah bersedia berpartisipasi dalam proses penilaian. Dewan Juri Perpustakaan Inspiratif terdiri atas Edi Suryanto, dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Bogor; Lira Redata, dari Universitas Indonesia; serta Danang Dwijo Kangko, dari Universitas YARSI.
Sementara itu, Dewan Juri Pustakawan Inovatif terdiri atas Hariyah, Pustakawan Ahli Madya Kementerian Agama, Ida Farida, Kepala Perpustakaan Universitas Ibn Khaldun Bogor, serta Rattahpinnusa Haresariu Handisa, Pustakawan Kementerian Kehutanan.
Kepada para peserta, Kepala BB Pustaka berpesan agar dapat menyampaikan inovasi, pengalaman, prestasi, kolaborasi, dan kontribusi terbaik yang telah dilakukan di unit kerja masing-masing.
“Semoga kegiatan ini tidak hanya menghasilkan yang terbaik, tetapi juga menjadi ruang untuk berbagi praktik baik dan mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru yang dapat dikembangkan di lingkungan Kementerian Pertanian,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, BB Pustaka berharap terpilih perpustakaan dan pustakawan terbaik yang mampu menjadi inspirasi sekaligus agen perubahan dalam pengembangan layanan perpustakaan, literasi, dan pengelolaan pengetahuan di lingkungan Kementerian Pertanian.
Penilaian Perpustakaan Inspiratif dan Pustakawan Inovatif selanjutnya dilaksanakan melalui tahapan presentasi dan wawancara oleh para finalis di hadapan Dewan Juri. Hasil penilaian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai berbagai inovasi dan praktik baik yang telah berkembang di perpustakaan serta kontribusi pustakawan dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi.
