Bogor-Sinergi dua lembaga pengelola pengetahuan terjalin semakin erat saat Perpustakaan Nasional RI berkunjung ke Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian (BB Pustaka) pada 9 Februari 2026.
Dalam rangka Program Bakti Perpustakaan. Kunjungan ini bukan sekadar library tour, tetapi menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan koleksi langka, peningkatan kompetensi pustakawan, hingga pengembangan layanan informasi berbasis standar nasional dan teknologi digital.
Kepala Pusat Bibliografi dan Pengolahan Bahan Perpustakaan Perpustakaan Nasional, Supriyanto menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kerja sama antara Perpusnas dan BB Pustaka.
Beberapa kolaborasi yang akan ditindaklanjuti antara lain pengolahan koleksi berbasis RDA, kerja sama alih media koleksi naskah kuno, serta kerja sama penerbitan dalam rangka pemberian layanan ISBN, SMN, dan ISSN. Selain itu, kedua pihak juga akan menjalin kerja sama pameran koleksi langka antara Perpustakaan Nasional dan BB Pustaka.
Dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya pustakawan, akan dilakukan kolaborasi berkelanjutan. Mengingat di lingkungan Kementerian Pertanian terdapat beberapa unit kerja yang mengelola perpustakaan, Kolaborasi juga akan dilakukan melalui platform digital, workshop, serta kegiatan lain yang melibatkan Perpusnas dan BB Pustaka, Lanjutnya.
Plt. Kepala Pusat Jasa Informasi dan Pengelolaan Naskah Nusantara, Yeri Nurita, menyampaikan bahwa BB Pustaka dan Perpustakaan Nasional memiliki keterkaitan yang erat, khususnya dalam pengelolaan koleksi buku langka. Sehingga ke kedepannya akan dilakukan kerja sama dalam bentuk pameran koleksi, bimbingan pustakawan, serta penelusuran bahan pustaka, terutama jurnal-jurnal ilmiah di bidang pertanian.
Kerja sama juga akan dikembangkan melalui kegiatan diseminasi informasi, seperti webinar dan kelas literasi, dengan mengangkat subjek-subjek tertentu yang dimiliki oleh Perpustakaan Nasional dan BB Pustaka, Ujarnya.
