
LEBAK — Regenerasi petani menjadi kunci masa depan swasembada pangan. Untuk memperkuat langkah tersebut, Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian (BB Pustaka) mengawal persiapan pembentukan Brigade Pangan baru di Kabupaten Lebak, Banten pada (14/10/2026). Bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sobang, BB Pustaka mendorong keterlibatan generasi muda agar semakin siap menjadi penggerak pertanian modern yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan.
Penambahan Brigade Pangan di Kecamatan Sobang ditargetkan untuk mengelola lahan Optimasi Lahan (Oplah) seluas kurang lebih 170 hektare. Selain mengoptimalkan lahan yang telah tersedia, brigade ini diharapkan dapat berperan dalam mereaktivasi lahan sawah yang belum dimanfaatkan serta meningkatkan produktivitas areal pertanian yang selama ini belum dikelola secara optimal.
Liaison Officer (LO) Brigade Pangan Lebak, Suryono, mengajak generasi muda, khususnya yang telah berkecimpung di sektor pertanian, untuk mengambil bagian dalam pembentukan Brigade Pangan. Ia menekankan pentingnya partisipasi anak muda sebagai penggerak pertanian yang adaptif terhadap perkembangan mekanisasi dan teknologi.
“Ayo anak-anak muda yang sudah terlibat di pertanian selama ini, daftarkan diri kalian sekarang dan ajak teman-teman yang lain. Brigade Pangan ini sangat baik untuk petani muda di masa yang akan datang,” ujar Suryono di sela-sela kegiatan koordinasi.
Ia juga mengimbau calon peserta untuk mengikuti proses pendaftaran serta memenuhi persyaratan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang ditetapkan oleh Kementerian Pertanian. Dengan mengikuti ketentuan tersebut, proses pembentukan Brigade Pangan diharapkan berjalan tertib dan menghasilkan kelompok yang siap mendukung pengelolaan lahan secara produktif.
Rencana pembentukan Brigade Pangan baru ini mendapat sambutan positif dari kalangan petani muda di Kecamatan Sobang. Antusiasme tersebut menjadi modal penting dalam mendorong regenerasi petani sekaligus membuka peluang bagi generasi muda untuk terlibat lebih aktif dalam pengembangan usaha pertanian yang modern, efisien, dan berorientasi pada peningkatan hasil produksi.
Keberadaan Brigade Pangan diharapkan menjadi salah satu penggerak transformasi pertanian di Kabupaten Lebak. Melalui pemanfaatan mekanisasi pertanian, pengelolaan lahan yang lebih terencana, serta peningkatan keterampilan sumber daya manusia, brigade ini diharapkan mampu mempercepat proses tanam dan panen, meningkatkan efisiensi usaha tani, serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan Oplah.
Melalui pengawalan pembentukan Brigade Pangan ini, BB Pustaka turut mendukung upaya Kementerian Pertanian dalam memperkuat kapasitas petani muda dan memperluas penerapan pertanian modern. Sinergi antara BB Pustaka, BPP, penyuluh pertanian, dan generasi muda diharapkan mampu menciptakan pengelolaan pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat langkah menuju swasembada pangan nasional. (Rep IB/Edit SO)
