
LEBAK – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus didorong melalui perluasan Brigade Pangan di daerah potensial pertanian. Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian (BB Pustaka) mengoordinasikan rencana penambahan Brigade Pangan di Kecamatan Bayah dan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten, dengan melibatkan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) serta calon anggota Brigade Pangan guna memperkuat pengelolaan lahan dan mendorong peningkatan produktivitas pertanian pada (16/10/2026)
Penambahan Brigade Pangan ini diarahkan untuk mendukung optimalisasi lahan (oplah) seluas ratusan hektare. Di Kecamatan Bayah, lahan yang disiapkan mencapai sekitar 190 hektare yang tersebar di lima desa. Sementara itu, di Kecamatan Wanasalam, luas lahan yang menjadi sasaran mencapai sekitar 170 hektare di dua desa.
Liaison Officer (LO) Brigade Pangan Kabupaten Lebak, Suryono, menekankan pentingnya memperkuat kelembagaan dan tata kelola organisasi sejak awal pembentukan Brigade Pangan baru. Menurutnya, penguatan internal menjadi salah satu langkah penting agar setiap brigade dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal.
“Untuk Brigade Pangan yang baru ditambahkan ini, nantinya kelembagaannya harus diperkuat terlebih dahulu. Belajar dari pengalaman sebelumnya, kelembagaan Brigade Pangan masih memiliki beberapa kekurangan yang perlu dibenahi bersama,” ujar Suryono.
Penambahan Brigade Pangan di Bayah dan Wanasalam diharapkan dapat memperkuat pengelolaan lahan pertanian sekaligus mendorong peningkatan produktivitas dan efisiensi usaha tani. Keterlibatan generasi muda di sektor pertanian juga menjadi peluang untuk mempercepat penerapan mekanisasi pertanian serta mengembangkan model bisnis pertanian yang lebih modern, produktif, dan berkelanjutan.
Melalui koordinasi dan penguatan kelembagaan sejak tahap awal, BB Pustaka turut mendukung pengembangan Brigade Pangan sebagai bagian dari upaya optimalisasi lahan dan penguatan ketahanan pangan, khususnya di Kabupaten Lebak, Banten. (Rep IB/Edit SO)
