WANASALAM — Semangat membangun pertanian dan memperkuat ketahanan pangan terus tumbuh di Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak. Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian (BB Pustaka) mendorong pembentukan Brigade Pangan (BP) baru yang melibatkan masyarakat dari dua desa, yakni Desa Cipedang dan Desa Cisaraf pada (30/10/2026)
Sebanyak 15 calon anggota Brigade Pangan mendaftarkan diri dan mengikuti proses wawancara sebagai bagian dari tahapan pembentukan kelompok. Proses ini dilakukan untuk mengenali potensi, minat, serta kesiapan masing-masing calon anggota dalam berkontribusi mendukung kegiatan pertanian di wilayahnya.
Usai wawancara, ke-15 calon anggota tersebut ditetapkan pada posisi masing-masing sesuai dengan hasil wawancara. Penempatan ini diharapkan dapat membantu setiap anggota menjalankan peran dan tanggung jawabnya secara optimal, sekaligus membangun kerja sama yang solid dalam kelompok.

LO Brigade Pangan Kabupaten Lebak, Suryono, bersama tim menjelaskan bahwa keterlibatan masyarakat dari dua desa menjadi inspirasi dalam penentuan nama kelompok. Brigade Pangan baru ini diberi nama Ciperaf Mulya Tani, yang terinspirasi dari nama Desa Cipedang dan Desa Cisarap sebagai representasi kebersamaan kedua desa.
Pembentukan Brigade Pangan ini bukan sekadar menambah kelompok baru, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk tumbuh bersama, saling menguatkan, dan mengambil peran dalam pembangunan pertanian. Dengan semangat gotong royong, para anggota diharapkan mampu mengembangkan potensi pertanian setempat serta meningkatkan produktivitas lahan secara berkelanjutan.
Harapannya, dengan kehadiran BP Ciperaf Mulya Tani dapat menjadi awal yang baik bagi tumbuhnya kolaborasi antarmasyarakat desa dalam mengelola usaha pertanian. Dengan dukungan, pendampingan, dan komitmen bersama, Brigade Pangan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan di Kecamatan Wanasalam.
Melalui pembentukan Brigade Pangan baru ini, BB Pustaka terus mendorong penguatan kelembagaan petani sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan pertanian. Dari dua desa, lahir satu semangat: bergerak bersama untuk pertanian yang lebih maju dan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik. (Rep IB/Edit SO)
