Bukan sekadar hadir, Kementerian Pertanian membawa semangat untuk menyalakan mimpi dan memperkuat langkah siswa Sekolah Rakyat. Melalui penguatan literasi dan motivasi pada 15 Agustus 2026 di gedung Sekolah Rakyat
Pada Kesempatan itu hadir Kepala Balai Perpustakaan dan Literasi Pertanian (BB Pustaka) Kementan, Eko Nugroho Dharmo Putro.
Dalam pemaparannya Eko memberikan Literasi pada penguatan dalam Program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Rintisan 5.
Eko bertanya kepada para siswa apakah para siswa senang bersekolah dan mendapat materi literasi? Riuh jawaban “Senang!” dari siswa-siswi baru mencairkan suasana.
Dalam kesempatan tersebut, Eko memperkenalkan BB Pustaka sebagai unit kerja Kementerian Pertanian sekaligus menyambut kehadiran para siswa yang akan menggunakan sebagian gedung milik BB Pustaka sebagai tempat belajar selama satu tahun ke depan.
“Gedung ini milik BB Pustaka Kementan. Bagian belakang gedung untuk sementara akan digunakan oleh adik-adik selama satu tahun ke depan. Kami dari Kementerian Pertanian sangat senang karena lahan dan fasilitas yang tersedia dapat dioptimalkan untuk mendukung kegiatan belajar,” ujar Eko.
Ia menjelaskan, gedung tersebut telah melalui proses renovasi yang diselesaikan dalam waktu sekitar tiga bulan. Renovasi dilakukan untuk menyediakan lingkungan belajar yang lebih layak dan nyaman bagi siswa-siswi Sekolah Rakyat Rintisan 5 Bogor.
“Mudah-mudahan fasilitas ini dapat memberikan kenyamanan sehingga seluruh siswa bisa belajar dengan baik,” tambahnya.
Selain menyediakan gedung sementara, BB Pustaka juga membuka kesempatan bagi siswa dan guru untuk memanfaatkan fasilitas Gedung Perpustakaan dan Pengetahuan Pertanian Digital (P3D).
Gedung tersebut memiliki beragam koleksi buku pertanian dan pengetahuan umum, ruang belajar, serta ruang diskusi yang dapat digunakan sebagai sumber referensi tambahan.
“Ayo, Bapak dan Ibu Guru, kita manfaatkan fasilitas yang tersedia. Adik-adik yang ingin mendapatkan pengetahuan tambahan, khususnya melalui buku-buku pertanian, dipersilakan datang dan belajar di P3D,” ajak Eko.
Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat Rintisan 5 Bogor di lingkungan BB Pustaka akan memberikan suasana baru serta meningkatkan aktivitas edukatif.
Interaksi antara lingkungan sekolah dan perpustakaan diharapkan dapat melahirkan berbagai manfaat, terutama dalam menumbuhkan budaya membaca dan memperkuat literasi sejak dini.
Pada kesempatan yang sama, Eko turut mengenalkan peran strategis Kementerian Pertanian dalam menjaga ketersediaan pangan nasional.
Ia menyampaikan bahwa stok beras pemerintah yang tersimpan di Bulog telah mencapai 5,2 juta ton sehingga kondisi pangan nasional berada dalam posisi aman.
“Kementerian Pertanian memiliki tugas menyiapkan produksi pangan dan memastikan ketersediaan beras bagi seluruh masyarakat Indonesia. Alhamdulillah, saat ini pangan kita aman,” ungkapnya.
Eko juga menyinggung pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mengapresiasi capaian sektor pertanian. Target swasembada pangan yang semula direncanakan tercapai dalam empat tahun disebut berhasil dipercepat melalui kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak.
Melalui dukungan fasilitas pendidikan dan akses terhadap sumber pengetahuan, BB Pustaka berkomitmen mendukung pelaksanaan pembelajaran di Sekolah Rakyat Rintisan 5 Bogor.
Kehadiran sekolah di lingkungan BB Pustaka diharapkan tidak sekadar menyediakan tempat belajar, tetapi juga menjadi awal tumbuhnya generasi yang gemar membaca, berwawasan luas, dan memahami pentingnya pertanian bagi masa depan bangsa.
