
Bogor–Kementerian Pertanian (Kementan) menunjukkan dukungannya terhadap penyelenggaraan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya mencerdaskan generasi penerus bangsa, hal itu diungkapakan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti pada 09/09/2026
Dukungan tersebut salah satunya diwujudkan melalui pemanfaatan lingkungan Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian (BB Pustaka) sebagai ruang belajar. Kolaborasi ini membuka akses peserta didik terhadap sumber pengetahuan dan fasilitas perpustakaan serta pengetahuan pertanian digital.
“Secara fisik, Sekolah Rakyat dan BB Pustaka memiliki kedekatan. Harapannya, kedekatan ini juga terbangun dalam hal pengetahuan,” ujar Santi saat melihat langsung aktivitas pembelajaran di Sekolah Rakyat.
“BB Pustaka memiliki dua kawasan layanan. Area pertama berada di Jalan Ir. H. Juanda, sementara area kedua berada di Jalan Ahmad Yani, yang dikenal sebagai Gedung Perpustakaan dan Pengetahuan Pertanian Digital (P3D), di P3D inilah sekolah rakyat berada,” Ungkapnya.
“Keberadaan dua kawasan tersebut menjadi potensi yang dapat mendukung proses pembelajaran Sekolah Rakyat. Tidak hanya melalui ruang belajar secara fisik, para peserta didik juga berkesempatan mengenal dan memanfaatkan berbagai fasilitas perpustakaan serta sumber pengetahuan digital yang tersedia di BB Pustaka,” Tambahnya.
“Saat ini, Sekolah Rakyat di lingkungan BB Pustaka telah memiliki dua kelas yang terdiri dari kelas putra dan putri. Kehadirannya diharapkan tidak sekadar menjadi tempat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi peserta didik untuk mengenal dunia literasi, teknologi informasi, dan berbagai pengetahuan yang dapat memperluas wawasan mereka,” kata Santi
“Kedekatan antara Sekolah Rakyat dan BB Pustaka dengan demikian menjadi sebuah peluang kolaborasi. Sekolah menyediakan ruang pendidikan, sementara perpustakaan menghadirkan ruang pengetahuan yang dapat memperkaya proses belajar,” serunya.
“Harapannya, sinergi tersebut dapat terus berkembang sehingga Sekolah Rakyat tidak hanya melahirkan peserta didik yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga generasi yang gemar membaca, kritis dalam menerima informasi, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki wawasan luas,” Harapnya.(SO)
