
Suasana Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian (BB PUSTAKA) tampak lebih semarak dengan kehadiran peserta library tour dari komunitas Kawan Seru (Kawan Sekolah Rumah/Homeschooling) pada 3 Juni 2026
Kegiatan edukasi literasi ini menjadi pengalaman baru bagi anak-anak untuk mengenal lebih dekat dunia perpustakaan, koleksi pertanian, hingga proses pelestarian koleksi langka.
Kegiatan di awali dengan sambutan Ketua Tim layanan BB PUSTAKA yang wakili oleh Dyah Artati, Pustakawan Madya BB PUSTAKA. Dalam sambutannya, Dyah menyampaikan rasa senang atas kunjungan yang dilakukan oleh komunitas Kawan Seru.
“BB PUSTAKA sangat senang sekali menerima kunjungan dari komunitas Kawan Seru. Semoga kunjungan kali ini dapat memberikan wawasan baru bagi anak-anak tentang dunia perpustakaan dan pertanian, serta semakin menumbuhkan kecintaan terhadap kegiatan membaca dan belajar,” ujar Dyah.
Setelah sesi penerimaan, peserta diajak memasuki ruang perpustakaan. Anak-anak diperkenalkan dengan tata tertib yang berlaku, cara mengisi daftar kunjungan, serta penggunaan fasilitas loker untuk menyimpan barang bawaan. Pustakawan juga menjelaskan berbagai koleksi yang tersedia di BB PUSTAKA, termasuk sistem layanan perpustakaan tertutup yang mengharuskan koleksi dibaca di tempat.
Anak-anak terlihat antusias ketika diperkenalkan dengan koleksi antikuariat, yaitu koleksi langka yang memiliki nilai sejarah dan berusia lebih dari 50 tahun. Pustakawan menjelaskan bahwa buku-buku tersebut menjadi sumber pengetahuan penting yang merekam perjalanan perkembangan ilmu pertanian dari masa ke masa.
Perjalanan library tour kemudian berlanjut ke ruang Kids Corner. Di ruangan ini, peserta dikenalkan dengan berbagai fasilitas yang tersedia, mulai dari koleksi bacaan anak hingga area kegiatan yang mendukung pembelajaran kreatif. Anak-anak juga diajak menonton video edukasi pertanian dan mengikuti kuis sederhana untuk menguji pemahaman mereka.
Suasana semakin interaktif ketika pustakawan bertanya kepada anak-anak mengenai pengalaman mereka dengan tanaman di rumah. Saat ditanya, “Apakah kalian juga menanam tanaman di rumah?” beberapa anak dengan polos dan penuh semangat menjawab bahwa mereka memiliki tanaman di rumah, salah satunya menanam bambu. Jawaban sederhana tersebut menunjukkan bahwa anak-anak sudah memiliki kedekatan dengan lingkungan dan mulai mengenal dunia pertanian sejak dini.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke ruang display antikuariat. Di sana, peserta dapat melihat secara langsung koleksi langka yang telah berusia ratusan tahun, termasuk koleksi yang sudah maupun belum melalui proses preservasi. Anak-anak mendapatkan penjelasan mengenai berbagai bahasa yang digunakan dalam koleksi tersebut, seperti Belanda, Portugis, Inggris, Prancis, hingga Latin.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan ke ruang preservasi. Peserta diperlihatkan bagaimana proses perawatan koleksi langka dilakukan agar tetap terjaga, mulai dari pencucian menggunakan cairan khusus, proses pengeringan, pemasangan tisu Jepang, hingga penjilidan.
Kegiatan ini tidak hanya menarik perhatian anak-anak, tetapi juga para orang tua yang turut mendampingi. Mereka aktif mengikuti penjelasan dan berdiskusi bersama pustakawan mengenai koleksi serta layanan yang tersedia di BB PUSTAKA.
Setelah library tour selesai, agenda Kawan Seru dilanjutkan dengan memanfaatkan ruang Kids Corner untuk berdiskusi dan membaca buku favorit mereka. Melalui kegiatan ini, BB PUSTAKA berharap semakin banyak anak-anak dan masyarakat yang dapat memanfaatkan fasilitas perpustakaan sebagai ruang belajar, berkreasi, dan melakukan kegiatan positif. (Rep TR/Edit SO)
