
BOGOR - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian (BB PUSTAKA) terus memperkuat budaya literasi, salah satunya melalui Sosialisasi Layanan Perpustakaan yang dilaksanakan di Badan Perakitan Modernisasi Pertanian Peternakan dan Kesehatan Hewan (BRMP PKH) Bogor, Senin (11/05/2026).
Kegiatan ini menjadi upaya mendorong optimalisasi pemanfaatan sumber informasi pertanian bagi pegawai dan peneliti lingkup BRMP PKH.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman terus mendorong penguatan literasi dan eksplorasi inovasi pertanian sebagai strategi mempercepat tercapainya swasembada pangan, modernisasi sektor pertanian, serta pengembangan petani milenial.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarinstansi di lingkungan Kementerian Pertanian guna mendukung pembangunan pertanian yang lebih maju dan berkelanjutan.
Kepala Pusat BRM PKH Kementerian Pertanian. Agus Susanto menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan sosialisasi layanan perpustakaan oleh BB Pustaka sebagai upaya mendukung kebutuhan informasi dan peningkatan literasi di lingkungan Kementerian Pertanian.
Dalam sambutannya, Agus menyampaikan jika perpustakaan memiliki peran penting sebagai pusat ilmu pengetahuan dan sumber informasi yang valid dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, perpustakaan juga menjadi bagian penting dari peradaban bangsa karena menyimpan rekam jejak pengetahuan, sejarah, dan pemikiran dari generasi ke generasi, sehingga keberadaan perpustakaan perlu dijaga dan dilestarikan. Sebab hilangnya sumber-sumber pengetahuan dapat berdampak pada hilangnya identitas dan peradaban suatu bangsa.
“Majunya sebuah bangsa tidak dapat dilepaskan dari budaya membaca dan literasi. Karena itu, dokumentasi, arsip, dan sumber informasi pertanian perlu dirawat dan dilestarikan sebagai catatan penting bagi generasi mendatang.” ucap Agus.
Mewakili Kepala BB Pustaka, Ketua Tim Layanaan Perpustakaan Sutarsyah menjelaskan bahwa BB Pustaka memiliki peran sebagai pusat informasi pertanian yang bertugas menghimpun, mengelola, melestarikan, serta mendiseminasikan berbagai sumber informasi ilmiah pertanian.
Melalui sosialisasi ini, BB Pustaka juga berharap dapat membangun sinergi dan hubungan timbal balik dengan unit kerja lingkup Kementerian Pertanian, sehingga layanan dan sumber informasi yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing unit kerja.
Dalam kesempatan tersebut, peserta diperkenalkan tentang profil BB Pustaka, mulai dari sejarah, lokasi layanan, tugas dan fungsi pengelolaan dokumen Kementerian Pertanian, preservasi koleksi, hingga pengelolaan koleksi deposit sebagai sumber informasi jangka panjang. Peserta juga mendapatkan informasi mengenai berbagai inovasi layanan dan koleksi unggulan yang dimiliki BB Pustaka.
Pada sesi materi, Muhammad Zuhdi memaparkan cara akses berbagai sumber informasi pertanian yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan tugas dan pekerjaan. Sumber informasi tersebut meliputi Portal Perpustakaan Pertanian, Repositori Kementerian Pertanian, Pertanian Press, portal Satu Data Pertanian, serta jurnal elektronik yang dilanggan BB Pustaka seperti EBSCO dan ProQuest dengan subjek pertanian dan peternakan.
Peserta tampak bersemangat mengikuti kegiatan disetiap sesi, terutama pada sesi diskusi dan tanya jawab terkait pemanfaatan koleksi digital dan akses jurnal elektronik. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan pemanfaatan sumber informasi pertanian, baik koleksi digital maupun jurnal ilmiah yang dilanggan BB Pustaka, dapat semakin optimal dalam mendukung kebutuhan referensi dan informasi ilmiah bagi pegawai lingkup Kementerian Pertanian. (Dyah)
