
Suasana ceria dan penuh tawa mewarnai kunjungan edukatif TK Assa'adah, Bogor Timur ke Perpustakaan Pengetahuan Pertanian Digital (P3D) di Jalan A Yani 70 pada Jumat, 23 Januari 2026.
Sejak tiba di P3D, anak-anak tampak antusias turun dari Bis Uncal. Berlari bergegas menuju ruang layanan P3D. Anak-anak disambut dengan ramah oleh petugas, Juznia Andriani dan kawan kawan.
Kegiatan edukasi layanan ramah anak untuk pengenalan pertanian sejak dini dijalani dengan ceria. Melalui kegiatan bermain edukatif, mendengarkan cerita, serta bernyanyi bersama, anak-anak diajak mengenal perpustakaan sebagai ruang belajar yang menyenangkan dan tidak membosankan.
Puluhan siswa tersebut dikenalkan literasi pertanian melalui kegiatan edukatif berbasis audio visual di Perpustakaan dan Pengetahuan Pertanian Digital (P3D) yang dikelola oleh Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian (BB Pustaka), Kementerian Pertanian.
Anak-anak diajak menonton tayangan audio visual bertema sayuran dan buah-buahan, dilanjutkan dengan permainan tebak nama sayur dan buah di Area Pojok Baca Digital. Meski udara pagi terasa sejuk, semangat para siswa tidak surut saat menjawab pertanyaan yang diajukan pustakawan.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Pertanian, Ibu Idha Widi Arsanti menuturkan bahwa BB Pustaka tidak hanya menawarkan layanan berupa buku, namun juga lebih luas lagi, memberikan layanan literasi pertanian kepada semua kalangan yang diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan pada dunia pertanian.
Sementara itu, Kepala BB Pustaka, Eko Nugroho Dharmo Putro mengungkapkan bahwa BB Pustaka memiliki berbagai inovasi dan layanan, dengan target audience menyasar pada semua usia.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pengenalan literasi pertanian sejak usia dini. Suasana semakin semarak ketika anak-anak melihat deretan buku dengan ruang baca yang nyaman dan penuh warna.
Melalui tayangan video, anak-anak belajar mengenal berbagai macam sayuran dan manfaatnya. Dengan bahasa sederhana dan visual menarik, tayangan tersebut membantu anak-anak mengenal jenis-jenis sayuran sekaligus manfaatnya bagi kesehatan.
Tidak hanya itu, anak-anak juga terlihat sangat bersemangat saat membaca buku-buku bergambar dan tayangan yang menampilkan pengetahuan tentang sayuran. Pemanfaatan media audio visual dalam pembelajaran anak usia dini dinilai efektif.
Hal ini sejalan dengan jurnal ilmiah yang ditulis Ratnawati dan Sulastri (2021), yang menyebutkan bahwa media audio visual mampu menumbuhkan minat belajar, meningkatkan pemahaman kosakata, serta mendorong partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran.
Pustakawan BB Pustaka, Juznia Andriani, mengatakan bahwa pengenalan literasi pertanian dilakukan melalui berbagai metode yang menyenangkan.
“Literasi pertanian kami kenalkan melalui bacaan, permainan, storytelling, audio visual hingga bernyanyi dengan tema pertanian. BB Pustaka menyediakan metode tersebut sebagai upaya memperkenalkan dunia pertanian sejak dini kepada anak-anak,” ujarnya.
Sementara itu, Dede, salah satu guru pendamping dari TK RA Assa’ Adah, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.
“Kegiatan disini menyenangkan, pelayanannya bagus dan pustakawannya ramah, anak-anak jadi senang.,” ungkapnya. Ia berharap BB Pustaka terus berkembang dan menambah koleksi buku anak bertema pertanian agar anak-anak semakin tertarik untuk kembali berkunjung ke perpustakaan.
Para orang tua pendamping juga mengaku terkesan dengan suasana perpustakaan yang ramah anak serta layanan pustaka yang interaktif dan pustakawan yang interaktif. Kunjungan ini dinilai mampu menumbuhkan minat baca sekaligus memperkenalkan literasi sejak usia dini.
Kegiatan kunjungan TK Assa'adah ini menjadi bukti bahwa BB Pustaka tidak hanya berperan sebagai pusat koleksi buku, tetapi juga sebagai ruang belajar yang inklusif dan menyenangkan bagi semua kalangan, termasuk anak usia dini. Anak-anak pun pulang dengan wajah ceria dan pengalaman baru yang berkesan tentang dunia perpustakaan dan pertanian. (Juznia/Ferdiansyah/Tim Media BB Pustaka)
