
Semangat memperkuat kinerja Kementerian Pertanian terus ditunjukkan oleh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian (BB Pustaka). Sebanyak 17 PPPK Tahap II yang terdiri atas Jabatan Pelaksana dan Jabatan Fungsional mengikuti Orientasi Kurikulum II Kementerian Pertanian pada 6–7 Juli 2026.
Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Biro Organisasi, Sumber Daya Manusia, dan Aparatur (OSDMA) Kementerian Pertanian, Nurwahida ini menjadi bekal bagi para peserta untuk memperkuat kompetensi, memahami budaya kerja Kementan, serta memberikan kinerja terbaik di Kementerian Pertanian
Dalam sambutannya, Nurwahida menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar Kementerian Pertanian. "Selamat dan tetap semangat kepada seluruh PPPK Tahap II.
“Insyaallah seluruh PPPK Tahap II dapat mengabdi hingga masa pensiun tanpa ada pemutusan kontrak kerja, selama bekerja dengan baik, menunjukkan kinerja yang optimal, serta berperilaku sesuai dengan nilai-nilai ASN," ujarnya.
Nurwahida juga menegaskan bahwa orientasi ini bertujuan memberikan pemahaman yang komprehensif kepada seluruh PPPK mengenai tugas, fungsi, budaya kerja, serta berbagai program strategis Kementerian Pertanian. Salah satu program prioritas yang diperkenalkan kepada peserta adalah Program PM-AAS (Pertanian Modern–Advanced Agriculture System) sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan sektor pertanian nasional.
Sebanyak 1.112 peserta mengikuti orientasi ini, yang terdiri atas PPPK Jabatan Pelaksana dan Jabatan Fungsional di Kementerian Pertanian. Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh pembekalan mengenai nilai-nilai dasar ASN, budaya kerja Kementerian Pertanian, serta arah kebijakan dan program strategis yang menjadi fokus pembangunan pertanian nasional.
Melalui kegiatan orientasi ini, diharapkan seluruh PPPK Tahap II mampu memahami arah kebijakan Kementerian Pertanian, meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung terwujudnya pertanian Indonesia yang maju, mandiri, dan modern sesuai visi Pertanian Modern yang dicanangkan Menteri Pertanian. (Rep IB/Edit SO))
