

Bukan sekadar membaca, mahasiswa Polbangtan Bogor dan Universitas YARSI Jakarta menelusuri dunia literasi lebih dekat melalui kunjungan ke BB Pustaka, Rabu (28/10/2026). Mulai dari penelusuran informasi ilmiah, mengenal inovasi pengetahuan, pengelolaan perpustakaan hingga digitalisasi koleksi, kunjungan ini menjadi pengalaman belajar langsung bagi mahasiswa.
Acara diawali dengan pembukaan dan pemaparan profil BB Pustaka oleh Ketua Tim Kerja Layanan. Setelah itu, para mahasiswa menyimak materi literature review dari pustakawan Ira, yang menekankan pentingnya keterampilan menelusuri, memilih, dan menggunakan literatur relevan untuk menunjang kegiatan akademik maupun penelitian.
Sesi berikutnya diisi oleh pustakawan Zuhdi yang mengenalkan tata cara mengakses sumber informasi digital seperti; Repositori pertanian,, KIKP, dan jurnal internasional yang dilanggan. Bersama para dosen pendamping, mahasiswa tampak antusias menyimak materi yang disajikan. Suasana interaktif pun terbangun saat memasuki sesi diskusi dan tanya jawab, di mana mahasiswa dapat berkonsultasi langsung mengenai kebutuhan penelitian mereka.
Di tengah berjalannya kegiatan Polbangtan, sekitar pukul 10.30 WIB, rombongan dari Universitas YARSI tiba di lokasi. Sebanyak 41 mahasiswa & dosen pendamping, Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi (Fakultas Teknologi Informasi) hadir dalam rangka kuliah lapangan untuk mata kuliah Manajemen Perpustakaan Digital.
Mahasiswa YARSI kemudian dibagi menjadi dua kelompok untuk mengikuti library tour. Kegiatan Library Tour dimulai dari ruang layanan, tempat mereka mempelajari sejarah BB Pustaka serta ragam koleksi yang tersedia. Tour berlanjut ke area Kids Corner. Di sini, mahasiswa tidak hanya melihat fasilitas yang ada, tetapi juga mendapat pemahaman tentang pentingnya keterampilan komunikasi dalam melayani pemustaka sesuai dengan karakter dan kebutuhan masing-masing.
Perjalanan berlanjut ke area digitalisasi. Mahasiswa mendapatkan gambaran mengenai pentingnya digitalisasi untuk menjaga aksesibilitas informasi sekaligus merawat dokumen fisik. Tak hanya mendengarkan penjelasan, para mahasiswa juga mendapat kesempatan untuk praktek langsung penggunaan mesin digitalisasi.
Setelah itu, rombongan bergeser ke ruang preservasi. Di ruang ini, mereka belajar mengenai tahapan penanganan bahan pustaka, penggunaan bahan kimia khusus, proses pengeringan, hingga teknik laminasi menggunakan tisu Jepang. Penjelasan ini memberikan wawasan bahwa merawat koleksi perpustakaan memerlukan teknik dan pengetahuan khusus agar nilai informasinya bisa bertahan lama.
Usai istirahat siang, mahasiswa YARSI kembali berkumpul di Ruang 2C untuk mengikuti sesi materi, diskusi, dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Sesuai agenda, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Gedung Perpustakaan dan Pengetahuan Pertanian Digital (P3D) yang berlokasi di jl Ahmad Yani 70 Bogor.
Di P3D, mahasiswa diperkenalkan pada konsep perpustakaan modern yang juga difungsikan sebagai working space. Selain melihat fasilitas modern yang ada, mereka juga diajak melihat penerapan urban farming di sekitar lingkungan P3D.
Kunjungan ini menunjukkan bahwa perpustakaan masa kini bukan sekadar tempat membaca, melainkan ruang belajar yang dinamis. Lewat pengalaman langsung di BB Pustaka dan P3D, mahasiswa mendapatkan gambaran utuh tentang pengelolaan koleksi, penelusuran informasi ilmiah, pelestarian dokumen, hingga pemanfaatan teknologi dan inovasi layanan di era digital.
Kegiatan ini merupakan bagian dari praktikum mata kuliah Metode Penelitian Penyuluhan bagi mahasiswa Prodi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan (PPB) tingkat IV yang sedang menyusun tugas akhir. Seluruh rangkaian acara berakhir pada pukul 16.00 WIB. (KorespondenTR’/Edit Shinta).
