
Bogor, 25 September 2025 — sebagai wadah inovasi dan kolaborasi, menghadirkan semangat literasi inklusif serta kreatif untuk memperkuat kapasitas SDM pertanian menuju swasembada pangan, Balai Besar Perpustkaan dan Literasi Pertanian (BB Pustaka) menggelar Festival Literasi Pertanian 2025 di halaman kantor BB Pustaka.
Dalam Artikel CNBC Indonesia Menteri Pertanian, Amran Sulaiman mengatakan, Indonesia siap naik kelas. Dari penghasil bahan mentah menjadi negara pengolah sekaligus eksportir produk pertanian bernilai tambah tinggi.
Untuk menggapai mimpi tersebut, tentu Literasi Pertanian menjadi penting. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian yang diwakili oleh Plt. Sekretaris Badan, Nurul Qomariah, menegaskan bahwa literasi pertanian memiliki peran penting dalam memperkuat kapasitas SDM pertanian.
“Swasembada pangan tidak hanya bertumpu pada peningkatan produksi, tetapi juga pada pengetahuan, informasi, dan kemampuan SDM dalam mengelola pertanian modern dan berkelanjutan. ungkapnya.
"Melalui literasi pertanian, literasi informasi, dan literasi digital, BB Pustaka mendukung penyuluh, petani, dan generasi muda agar lebih adaptif terhadap teknologi, inovatif, dan berdaya saing tinggi,” Tambah Nurul.
Lebih jauh, Nurul mengungkap bahwa BB Pustaka berperan sebagai knowledge hub yang mengolah dan menyebarluaskan informasi pertanian untuk mendukung program strategis Kementerian Pertanian.
Sementara itu, Kepala BB Pustaka, Eko Nugroho Dharmo Putro, menekankan bahwa literasi adalah milik bersama. Karena itu, festival ini kami rancang inklusif, kreatif, dan menginspirasi, sekaligus menyenangkan.
Ia berharap Pustaka bukan hanya tempat menyimpan buku, tetapi rumah bersama untuk bertukar pengetahuan, melahirkan inovasi, dan membangun jejaring,” ujarnya. Eko juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan undangan yang hadir.
“Semoga selama dua hari ke depan, kita tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga sahabat baru, inspirasi baru, dan semangat baru untuk menumbuhkan budaya literasi pertanian di Indonesia,” tambahnya.
"Festival Literasi Pertanian 2025 bukan sekadar perayaan, tetapi momentum memperkuat jejaring, menumbuhkan inovasi, dan menjadikan literasi sebagai landasan peningkatan kualitas SDM pertanian Indonesia." Ungkap Eko
Festival Literasi Pertanian 2025 menghadirkan rangkaian kegiatan antara lain Open House & Library Tour yang mengenalkan layanan BB Pustaka kepada masyarakat. Seminar Optimalisasi Artificial Intelligence (AI) untuk Kinerja Pustakawan yang membuka wawasan pemanfaatan teknologi cerdas di bidang literasi pertanian.
Workshop pembuatan jamu dari tanaman obat, menghadirkan literasi yang dekat dengan kearifan lokal. Storytelling, menumbuhkan minat baca dan imajinasi sejak dini. Bincang Cerdas Literasi (BCL), ruang diskusi penyebarluasan pengetahuan pertanian.Serta Bazar/pameran produk pertanian yang memperkuat jejaring ekonomi berbasis literasi. (Rep FN/Edit-SO-SWT)
