SERANG - Dalam era pertanian berbasis pengetahuan, akses terhadap informasi ilmiah menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas kinerja aparatur. Menjawab kebutuhan tersebut, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian (BB Pustaka) hadir memperluas akses pengetahuan bagi ASN pertanian dengan menggelar kegiatan Literasi Informasi Pertanian di BRMP Serang-Banten, Senin (30/03/2026).
Kegiatan yang mengangkat tema “Cara Akses Informasi di Web Repositori Pertanian dan Jurnal EBSCO” bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mencari, mengelola, serta memanfaatkan informasi pertanian secara efektif guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi jabatan.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang mengajak generasi muda untuk mengubah pola pikir, bekerja kreatif, dan berintegritas demi kemajuan bangsa. Memanfaatkan informasi dengan efektif bisa menjadi cara generasi muda mengubah pola pikirnya.
Menurut Mentan, pencapaian dan kesuksesan generasi muda merupakan kebanggaan bangsa yang perlu terus dipertahankan. Mentan juga menekankan bahwa keberhasilan bangsa lahir dari generasi yang berprinsip, beradab, dan berintegritas.
“Bekerja keras minimal 15 hingga 20 jam per hari, dan tidak takut terhadap tekanan. Struggle now, enjoy later. Kalau kalian kerja keras hari ini, maka 15 tahun lagi kalian akan menuai kebahagiaan. Tapi kalau kalian main-main sekarang, penderitaan akan menjemput di masa tua,” pesannya.
Sementara, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menegaskan bahwa inovasi serta pemanfaatan teknologi menjadi faktor kunci dalam mendukung program prioritas Kementerian Pertanian, terutama dalam mengantisipasi potensi darurat pangan.
Kepala BB Pustaka yang diwakili oleh Ketua Tim Kerja Layanan Perpustakaan, Sutarsyah menyampaikan bahwa perpustakaan memiliki peran strategis sebagai penyedia data yang kredibel serta sumber informasi yang dapat diandalkan dalam mendukung pencapaian target swasembada pangan.
Sutarsyah menambahkan bahwa Perpustakaan juga berfungsi sebagai knowledge hubungan yang berperan dalam mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia di lingkup Kementerian Pertanian.
Sedangkan Ketua Kelompok Penerapan dan Penilaian Kesesuaian BRMP Banten, ST. Rukmini menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan mendorong seluruh peserta untuk memanfaatkan jurnal yang telah dilanggan secara optimal.
Rukmini menekankan bahwa akses terhadap sumber ilmiah tersebut dapat menjadi referensi penting dalam penyusunan karya tulis, khususnya bagi penyuluh pertanian di wilayah Banten.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai Pejabat Fungsional lingkup BRMP Banten seperti Penyuluh Pertanian, Pengawas Mutu Hasil Pertanian (PMHP), Pengawas Benih Tanaman (PBT), Analis Standardisasi (ASTA), Perencana, serta Analis SDM Aparatur.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu mengoptimalkan akses terhadap sumber informasi digital, khususnya melalui repositori pertanian dan jurnal internasional seperti EBSCO, sehingga dapat meningkatkan kualitas kinerja serta kontribusi nyata dalam pembangunan pertanian di wilayah Banten.
